Beranda ›› Foto & Video ›› PN Gunungsitoli Gelar Sidang Gugatan Terhadap Bupati Nias

PN Gunungsitoli Gelar Sidang Gugatan Terhadap Bupati Nias

Nias, suarasumut.com — Pengadilan Negeri Gunungsitoli yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Khamozaro Waruwu, SH, MH, menggelar sidang gugatan Direktur CV.Karya Sendoro, Sonitehe Telaumbanua, SH terhadap Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM. Sidang dengan agenda pembacaan Duplik Bupati Nias (tergugat I) digelar di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Kota Gunungsitoli, Rabu (17/6/2015).

Dalam duplik Bupati Nias yang dibaca kuasa hukum Agusmar Zalukhu, SH dengan nomor perkara : 07/PDT.G/2015/PN-GS, Bupati Nias tetap bertahan dalam Eksepsi sebelumnya yang telah disampaikan pada persidangan sebelumnya. Bupati Nias juga menolak dalil dalil yang dikemukakan penggugat (Sonitehe –red), kecuali hal hal yang kebenarannya diakui secara tegas oleh tergugat I (Bupati Nias –red).

Pada dupliknya, Bupati Nias menyatakan, dalil dalil yang disampaikan dalam Eksepsinya adalah tepat dan benar, karena yang menjadi objek gugatan penggugat dalam gugatannya adalah surat Bupati Nias nomor : 640/1512/adm.pemb tanggal 18 Desember 2012 tentang sanggahan banding dan surat keputusan direktur RSUD Gunungsitoli nomor : 027/827/PPK tanggal 27 Desember 2012.

Tentang pernyataan pembatalan pengumuman nomor : 20/PBJ-Alkes/RSDU-GS/XI/2012 tanggal 16 November 2012. Sehingga, hal tersebut jelas merupakan objek gugatan dalam sengketa Tata Usaha Negara (TUN), sehingga bukan merupakan objek gugatan dalam perkara perdata peradilan umum/pengadiulan negeri.

Sehingga, sangat beralasan bagi majelis hakimyang memeriksa dan mengadili perkara untuk menolak gugatan penggugat, karena tidak sesuai dengan hukum acara perdata sebagaimana diatur dalam pasal 102 Rv.

Penggugat juga dianggap sulit membedakan antara gugatan berbentuk perkara dengan yurisdiksi contentiosa, yaitu perkara sengketa dengan gugatan voluntair. Hal tersebut terlihat dari petitum gugatan penggugat yang merupakan petitum voluntair (permohonan) yang tidak sejalan dengan dalil/posita gugatan perkara dengan yurisdiksi contentiosa.

Karena petitum tidak sejalan dengan posita gugatan, maka gugatan penggugat mengalami cacat formil dalambentuk obscuur libel (gugatan dianggap kabur), sehingga sangat beralasan hukum gugatan penggugat dinyatakan tidak dapat diterima.

Bupati Nias juga menjelaskan, kegiatan pengadaan Alkes dan kedokteran di RSUD Gunungsitoli tahun 2012 yang bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan (BDB) dilaksanakan oleh panitia pengadaan barang/jasa RSUD Gunungsitoli T.A 2012.

Pada tanggal 2 November 2012, antara penggugat dengan panitia pengadaan barang/jasa RSUD Gunungsitoli, Kabupaten Nias T.A 2012, telah membuat berita acara penjelasan yang telah disepakati dan ditandatangani.

Karena panitia pengadaan barang/jasa tidak dijadikan sebagai pihak dalam perkara, maka gugatan penggugat kurang pihak, sehingga gugatan penggugat harus dinyatakan tidak dapat diterima.

Usai pembacaan duplik Bupati Nias, Ketua Majelis Hakim menutup sidang, dan mengumumkan jika sidang dilanjutkan minggu depan, Rabu (24/6) dengan agenda mendengar putusan sela.

Direktur.CV.Karya Sendoro Anggap Bupati Nias Melantur

Pada sidang dua minggu yang lalu, dalam repliknya, direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua menganggap eksepsi Bupati Nias hanya sekedar bunyi dan melantur.

Hal tersebut diungkapkan dalam sidang, karena Bupati Nias dalam eksepsinya menganggap gugatan Direktur CV Karya Sendoro cacat formil dalam bentuk obscuur libel, dalil gugatan kacau dan kabur serta kontradiktif. Dalil (posita) gugatan berbentuk perkara yang yurisdiksi contentiosa, yaitu perkara sengketa (ada pihak penggugat dan tergugat).

Bupati Nias dan Direktur RSUD Gunungsitoli juga menganggap gugatan CV.Karya Sendoro sebagai obyek gugatan dalam sengketa Tata Usaha Negara (TUN), dan gugatan tersebut tidak termasuk yurisdiksi absolut Pengadilan Negeri Gunungsitoli, tetapi merupakan yurisdiksi absolut Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Padahal, dia sebelumnya telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, atas pembatalan dirinya sebagai pemenang tender proyek pengadaan Alat Kesehatan di RSU Gunungsitoli tahun 2012, dengan nomor : 17/G/PTUN-MDN/2013.

Setelah perkara gugatannya diperiksa dan diadili Majelis Hakim PTUN Medan, PTUN Medan memutuskan pada tanggal 16 Mei 2013 bahwa gugatan CV.Karya Sendoro tidak diterima atau Niet OnvakelijkVerkalard (NO, dan menyatakan PTUN Medan tidak berwenang mengadili perkara yang disengketakan).

Majelis Hakim PTUN Medan memutuskan hal tersebut berdasarkan Yurispurdensi Mahkamah Agung RI no.252/K/TUN/2000 tanggal 13 November 2000, putusan MA RI No.245/K/TUN/1999 tanggal 30 Agustus 2001. Putusan MA RI No. 189/K/TUN/2008 tanggal 24 September 2008 dan putusan MA RI No.296/K/TUN/2008 tanggal 3 Desember 2008. Dimana dalam putusannya, MA RI menetapkan jika perbuatan lellang merupakan suatu rangkaian perbuatan bersifat keperdataan yang bukan merupakan objek sengketa TUN.

Sehingga, objek gugatan Direktur CV.Karya Sendoro atas keputusan yang diterbitkan Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli dengan membatalkan CV.Karya Sendoro sebagai pemenang tender proyek pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012, merupakan keputusan perbuatan hukum perdata yang harus diselesaikan di Peradilan Umum/Pengadilan Negeri.

Sonitehe juga membeberkan, putusan PTUN Medan telah dikuatkan Pengadilan Tinggi TUN Medan di tingkat banding dengan putusan nomor : 102/B/2013/PT.TUN-MDN, serta Mahkamah Agung melalui putusan kasasi nomor : 547/K/TUN/2013 dengan pertimbangan bahwa putusan Jude Faxti telah benar dan tidak salah menerapkan hukum.

Karena objek gugatan penggugat merupakan keputusan dalam perbuatan hukum perdata sebagaimana pasal 2 UU Nomor 5 tahun 1986 tentang PTUN, sehingga kompetensi absolut yang mengadili perkara tersebut adalah kompetensi Peradilan umum/Pengadilan Negeri.

Berdasarkan putusan PTUN di tingkat kasasi MA nomor 547/K/TUN/2013, direktur CV.Karya Sendoro melayangkan gugatannya terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli ke Pengadilan Negeri Gunungsitoli.

Putusan PTUN Medan tingkat pertama, banding dan kasasi telah diberikan salinannya kepada masing masing pihak.
Namun, dia merasa heran atas esepsi Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli yang mengatakan bahwa objek sengketa gugatannya merupakan kompetensi absolut peradilan TUN dan menganggap esepsi Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli hanya sekedar bunyi dan melantur.

Mengenai esepsi Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli yang mengatakan gugatannya kurang pihak, sebab panitia pengadaan barang/jasa kegiatan pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012 tidak dijadikan sebagai salah satu pihak dalam gugatan,

Dia mengatakan jika panitia telah melakukan kewenangannya sesuai pasal 17 peraturan presiden RI nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan ke II Peraturan Presiden RI nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah. Panitia telah melaksanakan pelelangan, penjelasan pekerjaan (Annwijzing), mengevaluasi dokumen, menetapkan pemenang dan menjawab sanggahan bila ada.

Panitia juga telah menetapkan CV.Karya Sendoro sebagai pemenang sesuai pengumuman pemenang nomor : 20/PBJ-ALKES/RSUD-GS/XI/2012 tanggal 16 Nopember 2012, dan telah menjawab dan menolak sanggahan PT.Winatindo Bratasena selaku tergugat intervensi II.

Panitia tidak berbenturan terhadap kepentingan dan hak dia sebagai penggugat, bahkan panitia layak dijadikan sebagai saksi untuk kepentingan penggugat dalam menerangkan tindakan sewenang wenang Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli.

Untuk diketahui, Bupati Nias dan Direktur RSUD Gunungsitoli digugat Direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH karena menerbitkan surat keputusan nomor : 640/1512/adm.pemb tanggal 18 Desember 2012 tentang sanggahan banding.

Akibatnya, Direktur Rumah sakit Umum Gunungsitoli mengeluarkan surat keputusan nomor : 027/8276/PPK tanggal 27 Desember 2012 tentang pernyataan pembatalan pengumuman nomor : 20/PBJ-Alkes/RSUD-GS/XI/2012 tanggal 16 November 2012. Sehingga CV.karya Sendoro dibatalkan sebagai pemenang tender proyek pengadaan Alkes di RSUD Gunungsitoli tahun anggaran 2012.(sw/ss/ni)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.