Beranda ›› Headline ›› PLN Kerab Padam, Masyarakat Di Kecamatan Kualuh Leidong Kecewa

PLN Kerab Padam, Masyarakat Di Kecamatan Kualuh Leidong Kecewa

Kualuh Leidong , suarasumut .com – Akibat aliran listrik di Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara ( Labura) akhir-akhir ini sering padam tanpa penberitahuan yang jelas dari pihak PT PLN Cabang Rantau Prapat Ranting Tanjung Balai Asahan. Pemadaman listrik membuat masyarakat merasa kesal dan mengecam keras kinerja PLN.

Banyak masyarakat yang mempunyai usaha menggunakan jasa arus listrik seperti warnet, tukang pangkas dan juga Bank yang ada di Kualuh Leidong serta usaha lainnya merasa kecewa akibat banyaknya kerugian yang mereka alami setiap listrik padam, yang kerap memakan waktu cukup lama.

Salah seorang warga Kelurahan Tanjung leidong , bernama Hasan Basri , Rabu (13/8/2014) mengatakan selaku warga Kabupaten Labura khususnya Kecamatan Kualuh Leidong amat kecewa dengan kinerja PT. PLN, karena akhir-akhir ini sering mati lampu tanpa alasan jelas.

“Dalam beberapa hari belakangan ini, Kota Leidong Kecamatan Kualuh Leidong terlihat seperti kota mati yang tidak maju seperti yang telah dibangun Pemerintah Daerah kita. Kota terlihat seperti hutan belantara bagaikan tanpa penghuni,” ujar hasan .

Masih kata Hasan, apalagi saat hujan melanda Kota kecamatan kualuh leidong , lampu pasti akan padam sampai berjam-jam yang imbasnya kalau malam, anak-anak tidak bisa belajar di rumah karena tidak bisa melihat bacaan dan apa yang telah ditulisnya.

“Seharusnya pihak PLN menjalankan tugasnya dengan baik dalam memberi layanan kepada masyarakat. Jangan hanya ketika masyarakat terlambat sedikit membayar iuran listrik pasti akan terkena denda dan segera diputus aliran listriknya seperti spanduk yang mereka pasang,” tegas Hasan .

Diharapkan, masalah lampu padam yang kerap terjadi belakangan ini bisa cepat teratasi, karena dampaknya sangat terasa bagi masyarakat, sebab banyak warga yang mempunyai usaha memakai jasa aliran listrik untuk menjalankan usahanya. Hasan juga berharap PLN seharusnya memberitahukan kepada masyarakat setiap akan ada pemadaman lampu melalui radio atau selebaran, agar masyarakat tahu mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan menghadapi padamnya lampu yang bukan sebentar.

Untuk mengatasi agar rumah tidak gelap gulita seperti tidak ada penghuninya apabila lampu padam di malam hari, Hasan terpaksa membeli mesin genset agar dapat ia gunakan menerangi rumah apabila lampu padam.

Sementara itu pihak PT PLN Cabang rantau perapat ranting tanjung balai ketika hendak dikonfirmasi wartawan terkait seringnya padam lampu belakangan ini, tidak dapat dijumpai untuk dimintai keterangannya hanya terlihat kantor yang sering tutup (hs/ss/lu))

Lihat Juga

Wakil Bupati Labusel Lepas Pawai Takbir Kendaraan Hias Idul Adha 1440 H/2019 M

Labusel | suarasumut.com –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengelar Pawai Takbir Hari Raya Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.