Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› PLH Dirut PDAM Labuhanbatu Minta Pegawai Jemput Utang Pelanggan

PLH Dirut PDAM Labuhanbatu Minta Pegawai Jemput Utang Pelanggan

Rantauprapat | suarasumut.com  –   Pergantian Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bina Rantauprapat nampaknya jadi perbincagan hangat bagi warga kota Rantauprapat khususnya bagi para pelanggan. Karena, masalah yang ditinggalkan Dirut PDAM yang lama yaitu Hasbullah dengan tertunggaknya biaya arus listrik yang mencapai Rp.300 jutaan dan tidak dibayarnya gaji pegawai selama tiga bulan di khwatirkan akan mempengaruhi pelayanan terhadap pelanggan.

Tapi, untuk mengantisipasi kehawatiran pelanggan tersebut, Pelaksana Harian Direktur PDAM Tirta Bina Rantauprapat Surya Edi Hasibuan telah membuat program percepatan mengatasi masalah dengan menginstruksi seluruh pegawai “jemput Bola” melakukan penagihan tunggakan besar-besaran secara langsung.

“Jumlah pegawai kita sekitar 100 an. Nah, sejak hari Senin kemarin saya resmi bekerja jadi PLH. Disaat itu lah saya instruksikan seluruh pegawai melakukan jemput bola penagihan tunggakan secara besar-besaran terhadap pelanggan,”kata PLH Dirut PDAM Tirta Bina Rantauprapat Surya Edi Hasibuan, Jumat (29/7).

Dikatakannya, setelah seluruh pegawai melakukan penagihan secara besar-besaran,Pihaknya sudah mulai mampu membayarkan sebahagian tunggakan listrik.

“Hutang tunggakan listrik di WTP II di jalan Skip Rp.101 Juta. Dua hari saya bekerja sudah dibayarkan Rp.79 juta. Di WTP III di jalan Sibuaya tunggakan listrik Rp. 71 juta dan sudah dibayarkan Rp.14 juta. Sedangkan di WTP Aek Nabara terdapat tunggakan Rp.19 Juta dan tunggakan di kantor PDAM Rantauprapat Rp.29 juta. Nah, sisa hutang tunggakan listrik diusahakan Rabu depan sudah lunas,”terangnya.

Dijelaskannya, tunggakan listrik tersebut terjadi sejak awal Juni bulan puasa yang lalu. Bahkan seminggu yang lalu arus listrik sempat diputus selama dua hari. Agar pendistribusian air ke warga dapat berjalan, maka Bupati Labuhanbatu menjamin agar listrik tersebut dipasang kembali dengan meminta limit waktu dua minggu ke depan dilunasi.

” Makanya kita usahakan Rabu depan semua tunggakan uang listrik itu lunas,”bilangnya.

Setelah hutang tunggakan listrik lunas, setelah itu, lanjut Surya, pihaknya akan membayarkan tunggakan gaji pegawai selama bulan Mei dan Juni. Serta membayar hutang bahan kimia pengolaan air selama dua bulan sebesar Rp.110 jutaan.

“Total pelanggan kita sekitar 7000 an. Nah, dari uang tagihan pelanggan itu lah kita usahakan dalam tempo 100 hari kerja seluruh tunggakan dilunasi. Makanya saat ini saya fokuskan dulu melunasi hutang, agar pendistribusian air kepada pelanggan tidak terganggu. Dan saya minta para pelanggan melunasi tunggakannya agar masalah seperti ini tidak terulang lagi,”pintanya.

Sementara itu, sejumlah pelanggan berharap dengan digantinya Dirut PDAM Tirta Bina Rantauprapat agar pendistribusian air tidak lagi terkendala.

“Kalau tunggakan sudah ditagih, janganlah air yang disalurkan macet dan keruh lagi. Nanti pelanggan bisa kecewa. Kalau bisa airnya jernih seperti sekarang ini..!” pinta Andi dan Dani pelanggan air PDAM Tirta Bina Rantauprapat di Jalan Jenderal Sudirman.(ab/ss-rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.