Beranda ›› Foto & Video ›› PKPA Dan Stakeholder Kota Gunungsitoli Finalisasi Draft SKB Forum Diversi

PKPA Dan Stakeholder Kota Gunungsitoli Finalisasi Draft SKB Forum Diversi

Gunungsitoli | suarasumut.com — Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dan Stakeholder yang ada di Kota Gunungsitoli melakukan finalisasi draft Surat Kesepakatan Bersama (SKB) tentang forum diversi Kota Gunungsitoli yang berbasis kearifan lokal.

Finalisasi draft SKB tentang forum diversi Kota Gunungsitoli yang berbasis kearifan lokal, dilaksanakan pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Rumah Sakit Umum Daerah Gunungsitoli, Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Rabu (18/11).

Pada pertemuan tersebut, koordinator advokasi PKPA Kantor Cabang Nias Chairidani Purnamawati, SH memberitahu, draf yang telah berhasil dibuat, dan dipaparkan pada (FGD) ke III saat ini, merupakan hasil FGD pertama dan kedua yang telah terlaksana bulan Mei yang lalu.

Maka, dengan adanya SKB tentang Forum Diversi Kota Gunungsitoli, semua pihak yang terkait dapat mencari alternatif penanganan anak yang berhadapan dengan hukum, misalnya dengan melakukan pendekatan kearifan lokal yang lebih manusiawi, bermartabat dan memiliki rasa keadilan, serta menekankan pada pemulihan anak pada kondisi semula, bukan pada upaya pembalasan.

Dia mengakui, pengimplementasian diversi sebenarnya wajib dilakukan tanpa SKB, karena sudah dimandatkan dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistim peradilan pidana anak (UU SPPA) kepada aparat penegak hukum.

Namun, semua aparat penegak hukum belum memiliki petunjuk teknis pelaksanaan diversi, walaupun secara institusi sudah dimandatkan. Akibatnya, pelaksanaan diversi sering menemui jalan buntu, karena para pihak yang terkait dalam pelaksanaan diversi tidak pernah duduk bersama.

Oleh sebab itu, menurut Chairidani, diperlukan SKB, supaya semua pihak terkait dapat satu pemahaman mengenai tupoksi masing-masing dalam penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Usai acara, ditempat terpisah Manajer PKPA Kantor Cabang Nias Keumala Dewi berharap semua lembaga yang terkait dalam forum diversi serius, supaya pengimplementasian UU SPPA tidak merampas hak-hak anak.

Sesuai pantauan wartawan, pada FGD tersebut terlihat hadir Ketua Lembaga Budaya Nias, Pos Bapas, Kasipidum Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Komite Perlindungan Anak Desa (KPAD), Kabid. PMKS Dinas Sosial Kota Gunungsitoli, Unit PPA Polres Nias dan Bagian hukum setda Kota Gunungsitoli.(ih/ss/gs)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.