Beranda ›› Foto & Video ›› Personil Kodim 0213/Nias Amankan 8,8 Ton Minyak Tanah Ilegal

Personil Kodim 0213/Nias Amankan 8,8 Ton Minyak Tanah Ilegal

Gunungsitoli, suarasumut.com — Personil Komando Distrik Militer 0213/Nias dari unit Provost, Intelijen, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 01 Gunungsitoli mengamankan 40 drum atau kurang lebih 8,8 ton minyak tanah tanpa dokumen(ilegal).

Minyak tanah ilegal yang diangkut dengan mobil truck nomor Polisi BB 9096 LN bersama supir berinisial MPS, digelandang ke Makodim 0213/Nias, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Jum’at (2/10).

Komandan unit Intelijen Kodim 0213/Nias Letda.Inf.F.Zebua yang ditemui wartawan, membenarkan jika personil Kodim 0213/Nias ada mengamankan minyak tanah ilegal. Tetapi dia menolak untuk memberikan penjelasan lebih detail.

“Benar, personil kodim gabungan unit Provost, Intelijen dan Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli ada mengamankan minyak tanah ilegal. Namun, saya tidak bisa memberikan komentar lebih banyak, karena yang bisa memberikan penjelasan hanya pimpinan saya atau Dandim,” ujar Dan Unit Intel Kodim 0231/Nias dengan halus sambil berlalu.

Milik Oknum Aparat

Hingga saat ini, supir truck yang mengangkut minyak tanah ilegal berinisial MPS belum bisa dikonfirmasi, karena masih menjalani pemeriksaan insentif di Makodim 0213/Nias. Namun, saat diamankan di Pelabuhan Gunungsitoli, MSP mengakui jika minyak tanah tersebut milik oknum aparat berinisial HZ.

Bahkan MSP membeberkan, mobil yang dia kendarai dengan muatan minyak tanah ilegal dikawal langsung oleh HZ hingga naik ke atas kapal Wira Glory. Hingga saat ini, oknum aparat berinisial HZ belum bisa dikonfirmasi.

Sesuai pantauan wartawan, 40 drum minyak tanah ilegal yang diangkut menggunakan mobil truck yang dikendarai MPS, diamankan personil Kodim 0213/Nias diatas kapal Wira Glory di Pelabuhan Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli.

Minyak tanah ilegal tersebut rencananya akan diselundupkan keluar Pulau Nias atau Sibolga menggunakan jalur laut. MPS dengan mobil yang sama juga pernah diamankan personil Polres Nias beberapa bulan yang lalu, karena mengangkut minyak tanah ilegal.

Untuk diketahui, saat ini Pulau Nias masih mendapatkan subsidi minyak tanah, dan harga jual minyak tanah di Pulau Nias masih berkisar Rp 3000 – Rp 5000 perliter. Namun di Sibolga, subsidi minyak tanah sudah ditiadakan akibat konversi gas, dan harga jual minyak tanah non subsidi di Sibolga mencapai Rp 12.000 perliter.(ih/ss/gs)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.