Beranda ›› Foto & Video ›› Perseteruan CV.Karya Sendoro Dengan Bupati Nias Masuk Pembuktian

Perseteruan CV.Karya Sendoro Dengan Bupati Nias Masuk Pembuktian

Gunungsitoli | suarasumut.com — Perseteruan antara Direktur CV Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH dengan Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM masuk tahap pembuktian di Pengadilan Negeri Gunungsitoli.

Sebelumnya Pengadilan Negeri Gunungsitoli menolak eksepsi Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli, serta menetapkan sidang gugatan Direktur CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias merupakan wewenang Pengadilan Negeri.

Pada sidang pembuktian yang dipimpin Ketua Majelis Hakim M.Yusuf Sembiring, SH di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (18/7), Direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH, menyerahkan sejumlah bukti kepada Majelis Hakim.

Sidang yang dibuka pukul 16.00 wib ditutup pada pukul 18.10 wib usai Majelis Hakim melakukan koreksi dan verifikasi terhadap sejumlah bukti yang diserahkan Direktur CV.Karya Sendoro.

Kuasa hukum Bupati Nias Agusmar Zalukhu, SH yang ditemui usai sidang membenarkan, sidang yang digelar adalah sidang pembuktian atau masuk pada pokok perkara. Pada sidang yang baru digelar, Direktur CV.Karya Sendoro menyerahkan 65 bukti kepada Majelis Hakim.

“Sidang hari ini masuk pada pokok perkara atau sidang pembuktian. Tadi Direktur CV.karya Sendoro menyerahkan 65 bukti kepada Hakim, tetapi dari sejumlah bukti tersebut ada kekurangan. Direktur CV.Karya Sendoro harus melengkapi kekurangan buktinya minggu depan, dan itu wewenang Hakim,” terang Agusmar sambil berlalu.

Direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH yang ditemui di tempat yang sama mengakui jika ada beberapa kekurangan pada bukti yang dia serahkan kepada Majelis Hakim. Namun, kekurangan tersebut menurut dia hanya berupa fotocopy berkas dan akan dilengkapi pada sidang minggu depan.

“Memang tadi ada sedikit kekurangan dalam bukti yang kita serahkan, tetapi hanya kekurangan dalam fotocopy bukti saja. Bukti yang kita serahkan tadi ada sebanyak 65 bukti, dan kita harap bukti yang telah kita serahkan kepada majelis Hakim bisa menjadi pedoman Majelis Hakim dalam menegakkan keadilan,” ujar Sonitehe.

Bukti yang telah diserahkan kepada Majelis Hakim menurut Sonitehe adalah berkas mulai penetapan, penawaran dan pembatalan CV.Karya Sendoro sebagai pemenang tender proyek pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012 dengan pagu dana sebesar Rp 15 milliar.(ih/ss-ni)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.