Beranda ›› Headline ›› Perkara Solar Subsidi, 9 Bulan Mengendap Di Polres Labuhanbatu

Perkara Solar Subsidi, 9 Bulan Mengendap Di Polres Labuhanbatu

Rantauprapat, suarasumut.com – Aneh! Dalam kurun 9 bulan, perkara minyak subsidi jenis solar yang tertangkap tangan dan dilaporkan oleh Intel Kodim 0209 kepada Polres Labuhanbatu tak kunjung tuntas ditahap penyidikan. Ironisnya lagi, dari 28 jerigen yang diamankan pada bulan maret 2014 itu, kini hanya menyisakan 13 jerigen dan banyak yang kosong.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com, Jumat (19/12), Intel Kodim 0209 menangkap 2 orang tersangka yang hendak menjual minyak solar bersubsidi kepada seorang pemborong di perkebunan PT. DLI Negeri Lama. Ironinya, sejak kedua tersangka berinisial SA (40) dan Ad (54) diserahkan ke Polres Labuhanbatu, perkara tersebut hingga saat ini masih ditahap penyidikan.

Kanit Reskrim Ekonomi Polres Labuhanbatu, saat dikonfirmasi melalui short massage service (SMS) mengaku belum mengetahui perkara tersebut. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan dirinya baru menjabat sebagai Kanit Reskrim Ekonomi sejak bulan September 2014. “Saya tidak tau itu bang….saya bulan September 2014 baru pindah kemari (Resor Labuhanbatu,red), namun demikian nanti saya cek dulu ya,” kata Iptu Heri melalui pesan singkatnya.

Secara terpisah, Kasat Reskrim, AKP Hendra Eko T dikonfirmasi via sms mengakui perkara tersebut masih tahap penyidikan. Namun dirinya enggan menjelaskan status pengiriman surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dan status tahanan para tersangka. “Masih dalam penyidikan,” kata AKP Hendra Eko T melalui SMS tanpa menggubris lagi pertanyaan terkait status SPDP dan tahanan tersangka. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Tingkatkan Produksi Minyak, Pertamina Disarankan Fokus Kegiatan WOWS

JAKARTA | suarasumut.com  –  Menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.