Beranda ›› Citizen Journalism ›› Peningkatan Mutu Pendidikan Labuhanbatu Melalui Akselerasi USAID Prioritas

Peningkatan Mutu Pendidikan Labuhanbatu Melalui Akselerasi USAID Prioritas

Oleh: Abi Riduwan

Diharapkan melalui Akselerasi USAID Prioritas mutu pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu akan semakin baik serta lebih meningkat lagi dan dapat mengimbas ke sekolah-sekolah yang ada di Labuhanbatu, sehingga masyarakat tahu sudah sejauhmana program maupun visi misi dibidang pendidikan yang dilaksanakan Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar, SpPD selama ini.

Demikian dijelaskan Kadis Pendidikan Labuhanbatu Drs. Iskandar, M.Pd baru-baru ini kepada penulis. sebagaimana yang kita ketahui bersama dinas pendidikan belakangan ini banyak menggalakkan kegiatan-kegiatan yang pada intinya bertujuan untuk mendongkrak dan mengkawal dunia pendidikan dari segala penjuru,sehingga jangan sampai adalagi sector ataupun celah yang dapat membuat mundurnya dunia pendidikan.

Lokakarya Keberhasilan Pembelajaran (Showcase) Tahap II dengan sekolah mitra binaan USAID Akselerasi Tiga Kecamatan, Panai Hilir, Panai Tengah dan Kecamatan Bilah Barat.adalah salah satu program maupun terobosan dalam usaha memotivasi semua penyelenggara pendidikan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dari sgala arah dan sector.”maju mundurnya pendidikan daerah ini sebenarnya bukan hanya menjadi tanggung jawab kami sebagai penyelenggara pendidikan,akan tetapi adalah menjadi tanggung jawab bersama maksudnya berbagai kalangan termasuk orang tua”ucap Drs.Iskandar MPD dalam bincang-bincangnya dengan penulis

Menurut Drs.Iskandar, sosok pria yang selalu berpenampilan parlente ini kegiatan Showcase yang dilakukan di Ballroom Suzuya baru-baru ini yang di ikuti tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah dan Bilah Barat, program dari Akselerasi USAID Prioritas yang didanai dari APBD, tujuannya antara lain untuk memperkenalkan pada masyarakat sejauhmana sudah terjadi perkembangan atau perubahan dunia pendidikan di tiga kecamatan tersebut.

Kemudian, penulis menilai yang perlu diPrioritaskan kedepan adalah bagaimana agar akselerasi atau kegiatan yang didukung USAID Prioritas ini bisa lebih cepat mengimbas kepada seluruh sekolah di Labuhanbatu, maka strategi yang diambil adalah mencetak Pasilitator Daerah (Pasda) di sekolah-sekolah untuk dikader atau dicetak, kemudian nantinya Pasda-Pasda inilah nanti yang ada di daerah satu atau dua orang di setiap sekolah yang mengimplementasikan USAID Prioritas ini di sekolahnya masing-masing, kalau Pasda sudah dicetak atau dibentuk maka pengimbasan ini akan lebih cepat ke semua sekolah yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

Harapan kita bersama berbagai kalangan masyarakat labuhanbatu, kiranya pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu mendatang dengan adanya program akselerasi USAID Prioritas, mutu pendidikan kita di Labuhanbatu benar-benar baik dan meningkat melalui bukti-bukti yang ada. Terutama Kedepan kita berharap Showcase atau pemeran dibidang pendidikan ini rencananya kalau bisa tercapai akan kita lakukan di kecamatan.

“Rencana saya sembilan kecamatan akan dibagi tiga wilayah, kalau bisa memungkinkan masing-masing kecamatan akan melakukan Showcase untuk memperkenalkan dan menunjukkan kepada masyarakat di kecamatannya masing-masing, sejauhmana sudah perkembangan dan perubahan pendidikan di kecamatan itu sehingga masyarakat tahu sudah sejauhmana pula komitmen daripada Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar, SpPD untuk mencapai visi misi dibidang pendidikan tersebut”, kata Iskandar yang banyak membuat terobosan untuk meningkatkan dunia pendidikan labuhanbatu sekaligus bertindak sebagai panglima utama dalam mengawal semua kebijakan kepala daerah.” sampai titik darah penghabisan bro…..”ucap Iskandar sedikit berteriak dengan semangat.

Sementara, Agus Marwan dari USAID Prioritas Sumatera Utara kepada penulis sempat mengungkapkan, awal mulanya mereka hanya membantu 24 sekolah di dua kecamatan dengan program akselerasi yang diharapkan adanya pemerataan dan perluasan peningkatan mutu untuk sekolah-sekolah di kecamatan, dengan program akselerasi ini diharapkan sekolah-sekolah yang menjadi mitra kualitasnya sama dengan sekolah-sekolah mitra USAID Prioritas.

“Untuk mitra di USAID Prioritas itu ada 24 sekolah yang ada di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Pangkatan dan Kecamatan Panai Hulu, sedangkan untuk yang tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah dan Bilah Barat ada 32 sekolah, sehingga totalnya 56 sekolah yang menjadi pilot projek baik itu Tingkat SD maupun SMP di Kabupaten Labuhanbatu”, kata Agus Marwan waktu itu.

Lebih lanjut dikatakannya, dari informasi yang saya dengar pada tahun 2015 mendatang, program akselerasi ini akan diperluas di dua kecamatan yaitu Kecamatan Rantau Selatan dan Bilah Hilir, jadi diharapkan semua kecamatan itu punya pilot projek, jika dua kecamatan kedepan ditambah 16 berarti kita akan mempunyai 72 sekolah yang menjadi pilot projek yang cara mengajar dan proses belajarnya seperti yang dikembangkan oleh USAID Prioritas, kemudian kami dari USAID Prioritas juga bisa membantu sekolah-sekolah lain yang belum bermitra di semua kecamatan untuk mengembangkan program USAID ini, tapi dengan catatan ada shering, kami bisa membantu honor fasilitator, sedangkan pihak sekolah dari dana BOS atau dana lain bisa membayar transport atau konsumsi peserta dan juga ATK.

Menurut penulis, hasil yang dilakukan USAID Prioritas pada saat berkunjung melihat sekolah-sekolah mitra atau akselerasi dan juga pada saat saya melihat Showcase lokakarya keberhasilan, baik mitra USAID Prioritas juga akselerasi ini, faktanya perubahannya sangat signifikan dan hampir semua sekolah sudah menunjukkan perubahan, walaupun ada tiga kategori, ada yang masih minimal perubahannya, ada yang sedang dan ada yang sangat bagus, perubahan ini menunjukkan bahwa guru yang dilatih, kepala sekolah dan komite pengawas, itu punya komitmen untuk melakukan perubahan dan berdasarkan penilaian kami, karena perubahan ini sudah cukup baik di sekolah-sekolah tertentu dan juga dukungan serta komitmen Pemerintah Daerah yang sangat luar biasa, maka sudah selayaknya Labuhanbatu dijadikan sebagai tempat kunjungan atau study fisik bagi daerah-daerah lain.

Sesuai informasi yang diperoleh penulis Dibulan Januari 2015 ini akan ada dua Kabupaten yang akan berkunjung ke Labuhanbatu, yaitu Kabupaten serdang Bedagai dan Kabupaten Humbang Hasundutan, mereka ini adalah mitra baru USAID Prioritas di Sumatera Utara dan akan ada 100 orang per-Kabupaten yang akan berkunjung kelabuhanbatu, baik itu Kepala Daerahnya, DPRD, Bappeda, Dinasnya, Kepala Sekolah, Pengawas, UPT dan guru-gurunya agar mereka bisa melihat bagaimana perubahan pembelajaran di Labuhanbatu khususnya di sekolah-sekolah.

selanjutnya, Nanti setelah mereka diskusi dengan guru, siswa, kepala sekolah, dengan komite atau pengawas, mereka akan diskusi dengan pengambil keputusan di Pemerintah Daerah dan kita berharap Bupati bisa hadir beserta DPRD dan Kepala Dinas untuk menjelaskan kepada mereka ini bagaimana bentuk dukungan yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

Banyak kalangan menilai Labuhanbatu ini sangat maju dalam hal rencana untuk keberlanjutan program, pertama dibuktikan dengan adanya SK Tim Pengembangan dan Pendampingan dari Dinas Pendidikan, tugasnya adalah untuk memastikan bahwa program ini diimplentasikan ke sekolah-sekolah, kemudian ada Peraturan Bupati tentang akselerasi program dengan mengembangkan program USAID Prioritas ini dan ini untuk menjamin bahwa sekolah-sekolah wajib untuk mengembangkan perubahan seperti yang diinginkan oleh USAID Prioritas. kita juga mengharapkan guru-guru menjadi lebih profesional dan ini yang menjadi catatan penting dari perubahan yang ada di Labuhanbatu, ungkap .

Diakhir bincang-bincangnya dengan penulis, Drs.Iskandar mengungkapkan” berusaha menjadi orang penting itu baik, tapi lebih penting lagi berusaha menjadi orang baik, karna orang penting belum tentu baik tapi orang baik akan selamanya dianggap penting. Contohnya walau pun saya merasa sudah banyak berbuat tapi itu belum tentu baik menurut orang, karena yang menilai baik buruknya kita orang lain bukan diri kita sendiri. tapi yakinlah nikmat sekali hidup yang sedang kita jalani sekarang ini ketika kita bisa berguna untuk orang lain,”ungkap pentolan Pujakesuma Labuhanbatu ini sedikit berkhotbah. Ketika disinggung soal motto, ”merendahkan diri, meninggikan mutu,”ujar Drs.Iskandar tertawa sumringah.(ao/ss/lb)

Lihat Juga

Banggar DPRD Dan TPAD Pemkab Labusel Bahas APBD 2020

LABUSEL | suarasumut.com  –  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama Tim Anggaran …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.