Beranda ›› Headline ›› Penggunaan BDB T.A 2013 Rp 91 Milyar, Sekdakab Labuhanbatu Diperiksa Kejagung

Penggunaan BDB T.A 2013 Rp 91 Milyar, Sekdakab Labuhanbatu Diperiksa Kejagung

Rantauprapat, suarasumut.com – Dalam kurun waktu 2 hari terakhir, Sekdakab Labuhanbatu, Ali Usman Harahap diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) Negara Republik Indonesia di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Pemeriksaan terhadap Sekdakab Labuhanbatu itu terkait penggunaan dana Bantuan Daerah Bawahan Rp 91 Milyar pada tahun anggaran (T.A) 2013.

Kepada suarasumut.com, Rabu (22/4), Ketua Investigasi Aliansi Penyelamatan Indonesia (API) Sumut, Andi Khoirul menyebutkan, sesuai informasi di lingkungan Kejatisu, pemeriksaan Sekdakab Labuhanbatu, Ali Usman Harahap terkait penggunaan dana BDB tahun 2013. Menurutnya, dana BDB digunakan melampaui anggaran yang ditampung dalam APBD. “Informasi di lingkungan Kejatisu, Sekdakab Labuhanbatu diperiksa terkait penggunaan dana BDB tahun 2013,” kata Andi Khoirul.

Pada tahun 2013, lanjut Andi Khoirul, Pemkab Labuhanbatu menerima dana BDB sebesar Rp91,523 Milyar. Namun sesuai laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), realisasi pendapatan bersumber dana BDB hanya sebesar Rp57,624,724,746,000.

“Sesuai LHP BPK, realisasi dana BDB hingga 31 Desember 2013 hanya sebesar Rp54,426,173,638. Sementara dana BDB lainnya tidak ditemukan di APBD T.A 2014,”kata Andi Khoirul melalui selulernya.

Lebih lanjut, Andi Khoirul menyebutkan, jika merujuk pada LHP BPK, kemungkinan besarnya Pemkab Labuhanbatu hanya menetapkan pendapatan bersumber dari BDB Provinsi Sumut dalam APBD T.A 2013 hanya sebesar Rp57 Milyar. Sementara, Pemerintah Provinsi Sumut merealisasikan dana BDB tahun 2013 kepada Pemkab Labuhanbatu sebesar Rp 91,523 Milyar.

“Kemungkinannya, besaran dana BDB Rp91 Milyar diketahui oleh Pemkab Labuhanbatu setelah penetapan APBD T.A 2013, sedangkan dalam APBD T.A 2013, pendapatan dana BDB ditetapkan hanya sebesar Rp57 Milyar. Sementara, di tahun 2013 tersebut, APBD Perubahan tidak terbentuk,”sebut Andi Khoirul.

Pada pemberitaan sebelumnya, pemeriksaan Sekdakab Labuhanbatu, Ali Usman Harahap diperiksa di Kejatisu diduga terkait penggunaan dana Bantuan Sosial (Bansos). Pihak Kejatisu sendiri enggan memberikan penjelasan atas pemeriksaan terhadap Sekdakab Labuhanbatu itu karena kegiatan tersebut merupakan kegiatan Kejagung. “…. Bukan kegiatan KEJATISU,” tulis Chandra kemarin dalam SMS-nya. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.