Beranda ›› Foto & Video ›› Pengerjaan Proyek APBD Pemkab Labuhanbatu Sarat Korupsi

Pengerjaan Proyek APBD Pemkab Labuhanbatu Sarat Korupsi

Rantauprapat, suarasumut.com – Pengerjaan pelbagai kegiatan fisik yang didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten (APBD Pemkab) Labuhanbatu Tahun Anggaran(TA) 2014 ditengarai sarat dengan praktik korupsi.

Pasalnya, selain terindikasi penggelembungan jumlah anggaran (Mark Up) dalam setiap paket proyek, pengerjaannyapun terkesan asal jadi sehingga menjadi perbincangan ditengah-tengah masyarakat.

Hasil cek finding di lokasi pekerjaan pembuatan parit beton di Jln.Ahmad Yani Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir yang menghabiskan biaya sebesar Rp.606.000.000 bersumber dari APBD TA 2014 dikerjakan oleh CV.Dian Tasya ditemukan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut.Sebab,selain tidak tertulisnya panjangnya pembuatan parit beton tersebut juga campuran semen tidak memperhatikan kualitas serta tidak menggunakan terocok penyanggah sehingga terancam runtuh.

“Hasil investigasi kita di lokasi proyek pengerjaan pembuatan parit beton yang dikerjakan CV.Dian Tasya menelan dana Rp.600juta tersebut terkesan asal jadi karena dengan dana sebesar itu seharusnya kontraktor (pemborong red) memperhatikan kualitas”tegas aktifis Aliansi Penyelamat Indonesia (API) Taufik Nasution yang disapa akrab Bung Nasty kemarin di Ajamu.

Kemudian pada pengerjaan peningkatan jalan sepanjang 5km di Dusun Sidomakmur Desa Sei Jawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu menghabiskan uang sebesar Rp.8,2 miliar bersumber APBD Pemkab Labuhanbatu TA 2014 yang dikerjakan PT.Yudha Karya juga terindikasi mark up.

Pasalnya, menurut Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Panai Hulu A.Harahap mengatakan jika menilik pekerjaan proyek perusahaan BUMN yakni pengerjaan jalan sepanjang 3900 m di PTPN4 dengan 4 jenis bahan material,hanya menghabiskan anggaran Rp 2,9 Milyar, jika 8,2 Milyar berarti panjang jalan yang dikerjakan sesuai anggaran di perusahaan PTPN4 sepanjang 10.000 m dengan kualitas jalan yang sudah tidak diragukan lagi.

“Masyarakat pantai sudah pintar membanding bandingkan jenis proyek yang sama antara proyek yang menggunakan dana APBD dengan anggaran di perusahaan perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di daerah ini,”jelas Harahap yang juga pengurus PAC Pemuda Pancasila Panai Hulu.

Pemkab Labuhanbatu melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait belum memberikan statement.(ta/ss/ra)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.