Beranda ›› Headline ›› Pengacara Ancam & Larang Wartawan Liput Kasus Di Mapolsek?

Pengacara Ancam & Larang Wartawan Liput Kasus Di Mapolsek?

Kualuhleidong | suarasumut.com  –  Kuasa Hukum Bilmar Sagala Hotman Sihombing SH MH, larang wartawan meliput di kantor Polsek Kualuh Hilir, saat mendampingi kliennya untuk menghadiri panggilan Penyidik Polsek Kualuh Hilir Polres Labuhanbatu, Rabu (18/5).

Hal itu dialami salah satu jurnalis, saat mengambil gambar mobil yang digunakan Bilmar Sagala untuk mendatanggi Polsek Kualuh Hilir, guna diperiksa sebagai tersangka penganiayaan Timur Nainggolan warga Desa Telukbinjai Kecamatan Kualuh Hilir Labura.

“Diceritakan jurnalis yang diancam kepada media ini mengatakan,  dia didatanggi pengacara Bilmar Sagala yang bernama Hotman Sihombing SH Mh karena mengambil gambar mobil tersangka, dan dia mengatakan atas keperluan apa mengambar mobil itu, lantas dikatakannya kepada Hotman (pengacara ) saya wartawan yang meliput di Mapolsek KualuhHilir, dan juga dijelaskan kalau profesinya dilindunggi undang -undang. “Jadinya saya tidak harus meminta ijin untuk mengabil gambar mobil tersangka, apa lagi itu benda mati, karena jawaban saya menantang pengacara itu saya lantas diancam dengan ucapan “Awas kau nanti biar tau kau siapa Sihombing,”jelasnya sambil menirukan ancaman pengacara Bilmar.

“Sempat saya dipaksa untuk menghapus gambar yang ada di HP milik pribadi saya, sebab poto itu sangat berharga untuk liputan media saya jadinya saya mengatakan kepada beliau (pengacara Hotman) ini milik peribadi saya, jadi saya berhak untuk tidak memperlihatkannya kepada anda,”jelas si Jurnalis sambil mengahiri keterangannya.

Semetara Ketua Satuan Wartawan (SATWAR) Polres Labuhanbatu Niko Silahen, angkat bicara atas kejadian yang di alami salah wartawan saat mendapat ancaman dan larangan untuk melakukan tugas jurnalistiknya. Melalui selulernya, Jumat (20/5) Ketua Satwar menjelaskan kepada media ini, tidak ada siapa pun bisa melarang seorang wartawan untuk meliput berita , apa lagi dia seorang pengacara yang sedang mendapingi kliennya, dan itu tidak boleh ada larangan apa lagi wartawan untuk pengambilan gambar, dan juga melakukan pengancaman , juga kondisi seorang wartawan sedang menjalankan tugas jurnalistiknya karena wartawan di lindunggi undang -undang untuk bekerja .

“Saya minta kepada pihak kepolisian apa lagi Polsek Kualuh Hilir juga harus bisa mengambil sikap kepada orang yang melarang wartawan untuk meliput di kantor Polsek Kualuh Hilir karena hal itu bisa melanggar hukum, sebab wartawan merupakan tugas mulia, “jelas Niko sambil berharap kejadian ini tidak terulang lagi .

Semetara Kapolsek Kualuh Hilir AKP Jony Tampubolon melalui Kanit Reskerim IPDA K.Butar-butar, saat di konfirmasi wartawan, Jumat (20/5) masalah kejadian pelarangan wartawan meliput oleh pengacara Bilmar Sagala sebagai tersangka kasus penganiayaan Timur Nainggolan di Polsek Kualuh Hilir, beliau membenarkan kejadian itu dan beliau mengatakan kepada rekan rekan wartawan yang ada di kantor Polsek Kualuh Hilir untuk bersabar dan jangan dipanjang panjangkan masalahnya sambil meninggalkan wartawan di kantin Polsek.(hs/ss-lu)

Lihat Juga

Tingkatkan Produksi Minyak, Pertamina Disarankan Fokus Kegiatan WOWS

JAKARTA | suarasumut.com  –  Menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.