Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Penangkapan Minyak Tanah Ilegal : DPRD Minta Kapolres Nias Tindak Oknum Yang Terlibat

Penangkapan Minyak Tanah Ilegal : DPRD Minta Kapolres Nias Tindak Oknum Yang Terlibat

Gunungsitoli, suarasumut.com — DPRD Kota Gunungsitoli meminta Kapolres Nias untuk menindak oknum yang terlibat dalam sindikat penyelundupan minyak tanah bersubsidi dari Pulau Nias ke luar Pulau Nias atau Sibolga.

Selain itu, DPRD Kota Gunungsitoli berharap pengusutan kasus penangkapan minyak tanah bersubsidi yang hendak dibawa ke luar Pulau Nias atau Sibolga, dilakukan terang benderang, dan agen yang menyalahi penjualan minyak tanah bersubsidi tersebut diungkap.

Permintaan tersebut disampaikan DPRD Kota Gunungsitoli melalui surat yang dilayangkan Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa kepada Kapolres Nias, dengan nomor 170/1203/DPRD/X/2015 tanggal 7 Oktober 2015.

Dalam suratnya, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli mengatakan, merujuk kepada pemberitaan media terkait diamankannya minyak tanah tanpa dokumen oleh personil Kodim 0213/Nias di pelabuhan Gunungsitoli, DPRD telah koordinasi dengan Dandim 0213/Nias.

Hasil koordinasi dengan Dandim 0213/Nias, disepakati penyelidikan kasus minyak tanah tanpa dokumen dilakukan Polres Nias sesuai kewenangannya. Barang bukti berupa minyak tanah sebanyak 40 drum, mobil truck dan supir yang ada di Makodim 0213/Nias, dapat diambil alih pihak Polres Nias.

DPRD memohon kepada Polres Nias, supaya dapat mengungkap dan menindak tegas oknum oknum yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus tersebut. Pengusutan kasus tersebut dilakukan terang benderang dan oknum agen minyak tanah bersubsidi yang menyalahi aturan penjualan minyak tanah bersubsidi dapat ditemukan.

Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH yang ditemui wartawan usai penyerahan barang bukti 40 drum minyak tanah tangkapan oleh Dandim 0213/Nias, Senin (12/10), membenarkan, telah menerima surat dari DPRD Kota Gunungsitoli terkait pengusutan kasus penangkapan minyak tanah tanpa dokumen oleh personil Kodim 0213/Nias.

Dia berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut. Namun, terkait keterlibatan oknum, Kapolres Nias belum mengetahui, dan berjanji akan melakukan penyelidikan. “Keterlibatan oknum aparat baru saya dengar. Saya akan melakukan penyelidikan terkait hal tersebut,” ujar Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH kepada wartawan.(ih/ss/gs)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.