Beranda ›› Headline ›› Pemkot Jambi Perang Terhadap Narkoba, Pegawai Kantor Camat Jambi Selatan Tes Urine

Pemkot Jambi Perang Terhadap Narkoba, Pegawai Kantor Camat Jambi Selatan Tes Urine

Jambi, suarasumut.com  –  Pemerintah Kota Jambi bersama BNN Kota Jambi, periksa urine pegawai kantor Camat Jambi Selatan. Tercatat ada 250 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dites urinnya.

“250 lebih pegawai Camat Jambi Selatan dan BPM kita lakukan tes urine,” kata Kepala Badan Kepegawaian Darah Kota Jambi Subhi, Jumat (23/10/2015).

Tes urine ini dilakukan untuk membidik para PNS yang nakal dan mengonsumsi narkoba. Sehingga tindakan ini, secara tidak langsung membina PNS agar tidak terjebak dalam penggunaan narkoba.

Lebih jauh, Subhi menuturkan sudah ada sekitar 1.200 dari total 8.025 orang pegawai di lingkungan pemerintah Kota Jambi sudah dilakukan tes urine. Dimana, target tahun ini sebesar 3.000 pegawai. “Nanti hasilnya akan keluar di BNN Kota Jambi dan langsung dilaporkan kepada Walikota Jambi,”imbuhnya.

Sementara, Sekda Kota Jambi, Daru Pratomo kegiatan terus dilakukan secara dadakan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kedisiplinan para pegawai di lingkungan pemerintah. Nantinya, semua instansi akan di tes, namun jadwalnya masih dirahasiakan.

“Anggaran sudah kita sediakan dan memang ada. Sehingga nanti PNS di Kota Jambi ini bersih semua,” jelasnya.

Ditambahkannya, bagi yang terbukti terpengaruh obat-obatan akan langsung ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Hasil ini akan kita sampaikan ke pak wali, jika ada yang terbukti melanggar itu urusan pak wali tindakan apa yang akan dilakukan,” katanya.

Camat Jambi Selatan, Mursida menyampaikan, bahwa dari 102 total pegawai di Kantor Camat Jambi Selatan, ada 2 orang yang tidak hadir dengan alasan yang jelas, satu orang sedang mengikuti diklat di BKD Koata Jambi dan satu lagi memang sedang izin ada kepentingan keluarga di luar Daerah.

Anggota Komisi I DPRD Kota Jambi, Paul Nainggolan mengatakan bahwa semestinya dalam melakukan tes urine ini, tidak harus dilakukan secara mendadak. Namun ada jadwal khusus bulanan ataupun mingguan. “Yang penting waktunya tidak di kasih tahu, jadi tidak bocor,”katanya.

Dijelaskannya, guna memastikan lebih lanjut apakah PNS itu terlibat atau tidak, pemkot harus melakukan tes lebih lanjut yaitu tes darah.”Jadi mereka tidak bisa mengelak lagi,” katanya.

Dalam perekrutan pegawai ditahun mendatang, ia mendesak supaya tes urin menjadi bagian dari tes kesehatan. “Kalau bisa juga ada tes darah, jadi lebih aman lagi,” pungkasnya.

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.