Beranda ›› Foto & Video ›› Pemkab Nias Gelar Festival Seni Budaya Tradisional

Pemkab Nias Gelar Festival Seni Budaya Tradisional

Nias, suarasumut.com — Pemerintah Kabupaten Nias melalui Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nias menggelar festival seni budaya tradisional. Festival Budaya Tradisional yang digelar di lapangan beringin Hiliweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias 22 – 24 Juni 2015, diikuti oleh sepuluh Kecamatan yang ada di Kabupaten Nias.

Pada acara pembukaan, Senin (22/6), Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen.

“Saya yakin, seluruh kontingen telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menampilkan yang terbaik pada festival seni budaya tradisional yang digelar selama tiga hari. Festival ini merupakan program Pemkab Nias tahun 2015, dan telah dipercayakan kepada Dinas Pemuda Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nias untuk melaksanakannya,” terang Bupati Nias.

Bupati Nias juga menjelaskan, festival seni budaya tradisional dilaksanakan untuk merealisasikan salah satu program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Kabupaten Nias tahun 2011 – 2016, dan bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Nias.

“Festival tahun ini merupakan festival yang digelar untuk kedua kalinya setelah pemekaran. Pelaksanaan Festival merupakan bukti antusias Pemkab Nias dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Nias, karena budaya Nias merupakan salah satu aset yang patut dibanggakan, sesuai dengan tema “ Niasku Maju, Budayaku Lestari dan Berkembang, “ beber Sokhiatulo.

Tidak lupa, Bupati Nias berharap peserta yang merupakan utusan dari tiap kecamatan, menampilkan yang terbaik dan menjadikan festival yang digelar selama tiga hari menjadi motivasi dalam meningkatkan semangat, menggali, mengembangkan dan melestarikan nilai nilai budaya Nias.

Dia juiga meminta masyarakat, khususnya di Kecamatan Gido, dimana festival digelar, mau menjaga dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman saat kegiatan berjalan, sehingga pelaksanaan festival dapat terlaksana dengan baik.

Berdasarkan data yang diberikan panitia kepada wartawan, pada pelaksanaan festival, tiap kontingen yang mewakili Kecamatannya masing masing, diminta menampilkan seni budaya dan musik tradisional daerah masing masing.
Pelaksanaan festival juga bukan sebagai ajang untuk mencari yang terbaik, tetapi hanya untuk menampilkan seni budaya dan musik tradisional masing masing kecamatan dan mendapat penilaian dari juri. Seluruh peserta akan mendapat tropy, piagam dan uang pembinaan dari panitia.

Kecamatan yang mengikuti festival yakni, Kecamatan Gido, Simolo Molo, Idano gawo, Ma’u, Bawalato, Ulugawo, Hiliserangkai, Botomuzoi, Sogaeadu dan Hiliduho.(sw/ss/ni)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.