Beranda ›› Hukum & Kriminal ›› Pemborong Di Labuhanbatu Setor ‘Pago-Pago’ 18 Persen Untuk Fee Proyek

Pemborong Di Labuhanbatu Setor ‘Pago-Pago’ 18 Persen Untuk Fee Proyek

Rantauprapat, suarasumut.com – Gawat jika benar yang berkembang, untuk mendapatkan  proyek di Labuhanbatu harus bayar fee delapan belas persen untuk dinas, jika ini benar dikhawatirkan proyek yang ada di Kabupaten Petro dolar ini akan banyak yang menyimpang.

Sebab, dari penuturan salah seorang mantan pemborong saat bincang-bincang dengan wartawan kalau fee tersebut harus dibayar dimuka pada dinas.

“Ditahun 2012 uang fee pada dinas masih lima belas persen, itu pun dibayar setelah Berita Acara (BA), tapi info yang saya terima dari kawan-kawan fee sudah delapan belas persen, itu pun harus dibayar dimuka, dengan tujuan para-para pemborong bandit tidak bisa Dar Der Dor (Tembak),”ungkap sumber yang meminta namanya tidak dituliskan baru-baru ini.

Menurutnya, uang fee yang yang diberikan pada dinas tersebut tidak semata untuk oknum kadis, karena diduga oknum Kadis juga punya setoran pada bos satunya.

“Yang delapan persen itulah dibagi-bagi dengan cara mereka sendiri, jadi kita ngasih sama satu orang saja pada oknum kadis,”ungkap sumber.

Ditambahkannya, memang secara Yuridis dalam pemberian fee tersebut tidak dapat dibuktikan, karena saat diberikannya fee proyek itu hanya ucapan (lisan).

“Kalau fee itu bukan rahasia umum lagi, kalau mau jujur para pemborong itu, ucapan ku ini pasti mereka benarkan, hanya saja kalau bekicot para pemborong takut tahun-tahun berikutnya proyek tidak diberi lagi pada yang ngoceh,”jelas sumber.

Pantauan wartawan dalam pengerjaan proyek di Labuhanbatu yang sedang berlangsung, masih pengerjaan tiga puluh persen di infrastrukturnya.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.