Beranda ›› Kabar Sumut ›› Dairi ›› Pembangunan Jembatan Lae Sigarantung Diduga Gunakan Kayu Hutan Illegal

Pembangunan Jembatan Lae Sigarantung Diduga Gunakan Kayu Hutan Illegal

Sumbul, suarasumut.com – Wah gawat, ada proyek penggantian Jembatan Lae Sigarantung pada ruas jalan provinsi jurusan sumbul Pegagan ke Tiga Baru dan Sumbul Jehe, Kabupaten Dairi malah menggunakan kayu hutan lindung sebagai bahan konstruksi bangunan. Kuat dugaan dokumen dari kayu tersebut tidak jelas.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT.Harans Prima Jaya Karya, dibawah dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara dengan Nilai Pagu Rp 3,1 Milliar.

Pantauan dilapangan, dilokasi pengerjaan jembatan Lae Sigarantung terdapat tumpukan olahan kayu papan dan broti dari jenis pilihan.

Menurut sumber menyebutkan, kayu-kayu yang diipakai dalam pembangunan jembatan tersebut dari kawasan hutan lindung di Desa Huta Usang ,Desa Laksa Kecamatan Pegagan Hilir.

Salah seorang pengawas dari rekanan marga Sitohang saat dikonfirmasi asal usul kayu untuk bahan konstruksi, Sitohang tidak tau menahu. ’’Saya memang ditunjuk pengawas kontraktor bang, namun saya baru disini tidak tahu dari mana kayu ini. Yang saya tahu pemasok kayu untuk pembangunan ini marga Siregar, tanya saja dia bang,’’ujar Sitohang sambil memberikan nomor kontak Siregar.

Siregar, saat dihubungi melalui seluler mengakui sebagai pemasok kayu untuk pembangunan jembatan tersebut. ’’Saya hanya jasa pengangkutan lae, yang punya itu orang Sidikalang. Mengenai asal usul kayu itu saya tidak tahu itu,’’katanya.

Sementara itu pihak aparat hukum yang berwenang, tidak mengetahui atau kemungkinan memicingkan mata, seolah-olah tidak melihat melintasnya truk pengangkut kayu tersebut, disamping modus operandi saat mengangkut kayu tersebut pada malam hari.

Hal ini menjadi tanya besar bagi masyarakat sekitar, karena masyarakat sendiri cukup sulit untuk mendapatkan kayu untuk membangun rumah masyarakat, dengan adanya peraturan pelarangan penebangan hutan.

Ironisnya lagi sudah ada beberapa orang masyarakat yang ditahan serta diadili dan sudah divonis dipersidangan. Pasalnya mengangkut kayu yang dibawa dari hutan.(vd/ss/dr)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.