Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› PELAYANAN BURUK : WAKIL KETUA DPRD NGAMUK DI BANDARA BINAKA

PELAYANAN BURUK : WAKIL KETUA DPRD NGAMUK DI BANDARA BINAKA

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com — Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Hadirat ST Gea mengamuk dan marah marah di Bandar Udara Binaka Kota Gunungsitoli, Kamis ( 01/05 ). Hadirat marah karena pelayanan Bandara Binaka sangat buruk dan bobrok, akibat tidak ada penerangan dan arus listrik jika listrik PLN padam.Wakil Ketua DPRD ketika marak kepada Kabag keamanan dan keselamaan bandara binaka.

Wakil ketua DPRD ketika ditemui suarasumut.com diruang tunggu Bandara Binaka, Kota Gunungsitoli, Kamis ( 01/05 ) pukul 15.30 wib, mengatakan sangat mengecam keras terhadap buruknya pelayanan di Bandara Binaka. Dimana akibat keterlambatan pesawat, dia dan sejumlah penumpang terlantar di bandara tanpa ada pemberitahuan dari pihak maskapai.

Kepada suarasumut.com, dia menuturkan karena tak kunjung diberangkatkan, dia menanyakan kepada pihak maskapai alasan keterlambatan pesawat dan mengapa tidak ada pemberitahuan, tetapi alasan pihak maskapai tidak bisa mengumumkan pemberitahuan karena karena lampu mati.

Sehingga menurut Hadirat, kejadian serupa sudah sering terjadi berulang ulang, namun tidak ada perbaikan dari pihak bandara binaka yang notabene jika listrik PLN padam, maka tidak ada lagi penerangan dibandara, sehingga seluruh aktifitas bandara lumpuh.

“Saya sudah disini sejak pukul 09.00 wib, dan tak kunjung diberangkatkan hingga saat ini. Ini sudah keterlaluan, untuk apa kita selama ini membayar PJPU2 sebesar Rp 10 000 perorang kepada pihak Bandara, kalau tidak ada peningkatan pelayanan di Bandara ini. Lihat saja kamar mandinya yang jorok, ditambah tidak ada air dan lampu juga tidak hidup,”kecamnya.

Selain itu, dia juga menyesali kinerja Kepala Bandara Binaka yang tidak peduli dengan pelayanan dan keberadaan Bandara Binaka, sebab Kepala Bandara Binaka lebih sering berada diluar daerah daripada mengurus Bandara Binaka.

Akibat ketidak puasan tersebut, Hadirat mengatakan sudah menghubungi staffnya di DPRD, untuk menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan Kepala Bandara pada hari Selasa, serta meminta Dirjen Perhubungan mengevaluasi kinerja kepala bandara tersebut.

Pelaksana Harian Bandara Binaka Surya yang ditemui suarasumut.com ditempat yang sama menjelaskan, genset milik Bandara Binaka baru dihidupkan satu jam sebelum pesawat tiba apabila lampu PLN padam. Karena genset tersebut hanya digunakan untuk pelayanan penerbangan dan dia menyesali pemadaman lampu yang terjadi oleh PLN tidak ada pemberitahuan.

Mengenai kebutuhan listrik untuk pelayanan lainnya, dia mengatakan, seharusnya pihak maskapai menyediakan genset sendiri untuk menunjang pelayanan mereka jika lampu PLN padam.

Soal RDPU yang akan digelar DPRD, dia menyambut baik jika hal tersebut untuk kemajuan, dan tentang ketidak tersediaan air di kamar mandi, dia berkilah jika hal tersebut terjadi akibat lampu PLN padam, sehingga otomatis air dari PDAM tidak jalan.

Tetapi menurut dia, petugas Bandara tetap menyediakan air di kamar mandi walau air tersebut harus diangkat oleh petugas dari luar Bandara dan mengenai tudingan bobroknya fasilitas kamar mandi dan toilet oleh Wakil Ketua DPRD, Surya membantah hal tersebut dan mengaku jika semua kerusakan sedang diperbaiki dan terus diganti dengan yang baru. ( sp/ss/gs )

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.