Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› PELAPOR PROPAMKAN KAPOLSEK TORGAMBA

PELAPOR PROPAMKAN KAPOLSEK TORGAMBA

 

* Terkait Penangkapan Pencuri Sawit Milik Warga Pelaku Dibebaskan *
Labusel, suara sumut.com – Masyarakat Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan sangat kecewa atas buruknya kinerja Kapolsek Torgamba AKP.Dony.C.Samosir.SE, dalam penanganan kasus perkara selama menjabat.

Hal ini banyaknya laporan masyarakat yang kurang ditanggapi oleh Polsek Torgamba, akibatnya tidak sedikit masyarakat yang kecewa atas laporan mereka sehingga masyarakat jengkel atas perlakuan Pihak Penegak Hukum tersebut.

Masyarakat meminta kepada Kapolres dan Kapoldasu agar menindak oknum dan mencopot AKP Donni,C Samosir SE dari jabatan Kapolsek Torgamba.
Salah seorang masyarakat yang bernama Faisal Nurdin Nasution (25) mengeluhkan kinerja Polsek Torgamba,” dimana dia pernah melaporkan atas hilangnya 3 ekor lembu miliknya dari kandang, Faisal mengatakan pada suarasumut.com, bahwa dirinya sudah lama melaporkan kejadian yang menimpa dirinya tapi sampai sekarang tidak ada pemberitahuan perkembangan atas hasil laporannya,” ujar Faisal dengan kesal.

Kekesalan yang sama juga di keluhkan oleh Amat(39), Amat berharap kepada Kapolres Labuhanbatu segera mengganti Kapolsek AKP.Dony.C. Samosir.SE dengan Kapolsek yang bisa mengayomi masyarakat dan menindaklanjuti setiap laporan yang mereka laporkan.

Kemudian Hasian Harahap (Camat kotapinang) dan Asriana Nasution, juga saat dikonfirmasi mengatakan,“ Belum lama ini menangkap tangan seorang pencuri tandan buah sawit (TBS) milik kami, tersangkanya Eka Muliadi Pratama (20)telah dilaporkan dan digiring ke Polsek Torgamba, namun tersangka tidak ditahan, malah dibebaskan begitu saja,” ungkap Asriana.

Hasian dan Asriana juga kecewa atas ulah oknum Polisi ( juper ) polsek torgamba yang meminta uang pelapor ( korban )masing masing korban Rp. 400.000, kedua anggota juru periksa (Juper) polsek torgamba yakni bernama Brigadir Sunggul Sidabutar dan Brigadir Indra Sinaga.

Asriana Nasution (korban) menambahkan kesal dan merasa diperas oleh kedua oknum anggota polsek torgamba dan melaporkan perbuatan kedua oknum anggota polsek Torgamba tersebut ke Kabid Propam Poldasu ,dengan nomor pengaduan STTPL/531/V/2014/SPKT “III”Tanggal 06 /05/2014, ungkap Asriana menambahkan.

“ Asriana Nasution berharap agar pihak Propam dan Bapak Kapolda segera menindak kedua oknum anggota Polsek torgamba yang memalukan institusi kepolisian,dan juga termasuk Kapolsek Torgamba AKP. Dony.C.Samosir,SE, kerena kedua anggota polsek torgamba tersebut tidak terlepas dari tanggung jawab Kapolseknya,” ketus Asriana.

Sementara Hasian Harahap sebagai korban pemerasan mengatakan saya juga kecewa dengan sikap anggota juper Polsek Torgamba, kami sebagai korban yang menangkap dan melapor malah dimintai uang sama polisi nya.

Alasan kedua juper tersebut untuk biaya sidang kasus perkara di pengadilan, kemudian saya memberikan uang sebesar Rp.400 ribu,” terhadap Brigadir Indra Sinaga,yang saya kesalkan kenapa biaya persidangan di kenakan kepada sipelapor. Kalau begini, dimana rasa keadilan sebagai korban?, melapor malah dimintai uang,” ujarnya kesal.

Suarasumut.com mencoba beberapa kali untuk mengkonfirmasi Kapolsek Torgamba baik menyambangi kantornya  dan menghubungi lewat nomor Hp namun sampai saat  ini tidak pernah berhasil. (wd/ss/ls)

Lihat Juga

Bupati Karo Lantik Tujuh Pejabat Tinggi Pratama

Karo | suarasumut.com  –  Bupati Karo Terkelin Brahmana,SH melantik Staff Ahli dan 7 Kepala SKPD …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.