Beranda ›› Foto & Video ›› Panwaslih Kota Gunungsitoli Batalkan Putusan KPU Nomor 72 Tahun 2015

Panwaslih Kota Gunungsitoli Batalkan Putusan KPU Nomor 72 Tahun 2015

Gunungsitoli, suarasumut.com — Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) kepala daerah Kota Gunungsitoli membatalkan Surat KPU Kota Gunungsitoli nomor 72 tahun 2015, terkait penetapan pasangan calon AKBP (Purn) Yuliaman Zendrato, SH, MH dan Hi.Ilham Mendrofa (Yul-Ham) tidak memenuhi syarat.

KPU Kota Gunungsitoli diperintahkan oleh Panwaslih untuk menerbitkan putusan baru, dan segera menetapkan Paslon Yul-Ham sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli.

Keputusan tersebut ditetapkan Paswaslih Kota Gunungsitoli pada sidang musyawarah sengketa pemilihan paslon Yul-Ham dengan KPU Kota Gunungsitoli, dengan agenda pengambilan keputusan yang digelar di kantor Panwaslih Kota Gunungsitoli, Desa Sifalaete, Kota Gunungsitoli, Sabtu (10/10).

Selain itu, Panwaslih Kota Gunungsitoli yang dipimpin Ofredy Harefa didampingi Yamobaso Giawa dan Budy Alamsyah Telaumbanua menyatakan mengabulkan sebagian permohonan pemohon (Yul-Ham-red), dan memerintahkan KPU Kota Gunungsitoli untuk melaksanakan keputusan tersebut.

KPU Akan Rapat Pleno

Menanggapi putusan Panwaslih Kota Gunungsitoli, Komisioner KPU Kota Gunungsitoli Arifin Telaumbanua, SH meminta agar mereka diberikan waktu untuk menggelar rapat pleno sebelum melaksanakan putusan Panwaslih.

KPU Kota Gunungsitoli meminta salinan putusan Panwaslih, karena dalam putusan Panwaslih, permohonan pemohon yang dikabulkan hanya sebagian. KPU Kota Gunungsitoli berharap penjelasan dari KPU Kota Gunungsitoli dan salinan putusan akan digunakan untuk koordinasi dengan KPU Provinsi.

Komisioner KPU Kota Gunungsitoli Asli Zendrato pada kesempatan yang sama mengatakan, KPU Kota Gunungsitoli sangat menghargai putusan Panwaslih Kota Gunungsitoli. KPU Kota Gunungsitoli akan menindaklanjutinya, dan berpedoman dengan putusan hari ini.

Sebelum penetapan, Panwaslih Kota Gunungsitoli menerangkan, objek sengketa adalah tentang Surat Keputusan KPU Kota Gunungsitoli nomor 72 tahun 2015, tentang penetapan Paslon Yul-Ham yang diterbitkan KPU Kota Gunungsitoli tanggal 23 September 2015 tidak memenuhi syarat.

Keputusan tersebut diterbitkan KPU Kota Gunungsitoli dengan alasan, Ketua DPD II, Partai Golkar versi Ancol, Nehemia Harefa tidak menandatangani berita acara pencalonan Paslon Yul-Ham.

Panwaslih mempertimbangkan usaha Paslon Yul-Ham yang sudah berkomunikasi dengan Ketua DPD II, Partai Golkar versi Ancol, Nehemia Harefa, dan Paslon Yul-Ham beberapa kali mendatangi kediaman Nehemia Harefa hanya untuk mendapatkan tandatangan Nehemia Harefa dan stempel Ketua DPD II, Partai Golkar Kota Gunungsitoli versi Ancol.

Merujuk pada sikap Nehemia Harefa, Panwaslih Kota Gunungsitoli menduga sikap Nehemia Harefa adalah upaya menghilangkan hak seseorang mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Maka Panwaslih Kota Gunungsitoli mempertimbangkan alasan alasan yang diajukan pemohon, dan untuk melindungi hak seseorang agar dapat mencalonkan diri sebagai kepala daerah, Panwaslih Kota Gunungsitoli menerbitkan putusan ini.

Untuk diketahui, diterimanya permohonan paslon Yul-Ham oleh Panwaslih Kota Gunungsitoli, Sabtu (10/10), merupakan yang kedua kali. Sebelumnya, Paslon Yul-Ham juga pernah mengajukan permohonan kepada Panwaslih terkait peolakan pendaftaran Paslon Yul-Ham oleh KPU Kota Gunungsitoli tanggal 28 Juli 2015 yang lalu.(ih/ss/gs)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.