Beranda ›› Foto & Video ›› Pada HUT PGRI Ke-69, Bupati Labura Serahkan Tali Asih Pada Pemenang Lomba

Pada HUT PGRI Ke-69, Bupati Labura Serahkan Tali Asih Pada Pemenang Lomba

Aek Kuo, suarasumut.com – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke-69 dilaksanakan di lapangan Bola Kaki Panegoran Kecamatan Aekkuo, Kamis (11/12)

Acara dihadiri oleh Bupati Labuhanbatu Utara H. Kharuddinsyah, SE didampingi Asisten, Kepala SKPD, Kepala Bagian, dan Camat Se-Kabupaten Labuhanbatu Utara. Turut hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara Drs. Ali Tambunan, Ketua KNPI yang juga selaku Anggota Dewan dari praksi Golkar Hendriyanto, SE dan seluruh guru se Kab. Labura.

Bupati Labuhanbatu Utara H. Kharuddin Syah, SE bertindak sebagai Inspektur upacara dan Komandan Upacara adalah Guru dari SMPN I Aek Kuo Julfrigandi Siregar M.Pd.

Dalam sambutannya Bupati Labuhanbatu Utara menyampaikan bahwa dengan lahirnya PGRI maka potensi perpecahan kelompok guru yang berdasarkan Ijazah, lingkungan pekerjaan, daerah, politik agama dan suku sepakat untuk dihapuskan.

Sebagai organisasi profesi guru, PGRI telah memiliki Instrumental penting sebagai bingkai mentalitas dan moralitas guru dalam bekerja yaitu kode etik dan Dewan Kehormatan Guru Indonesia. Sejak tahun 1973 PGRI telah memiliki kode etik yang pada 2008 disesuaikan dengan ketentuan Undang-undang yang telah disempurnakan pada tahun 2013.

Implementasi kode etik secara konsekuen merupakan sejarah baru serta akan menuntun perilaku moral guru indonesia kearah guru yang profesional, sejahtera, terlindungi serta bermartabat. Dengan kode etik, pelanggaran yang dilakukan guru dapat ditangani dulu oleh Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) dan tidak langsung ditangani oleh pihak yang berwajib.

Diakhir sambutannya, beliau mengajak para guru, Dosen tenaga pendidikan untuiik melaksanakan kode etik serta meningkatkan komitmen dan profesionalisme dengan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat. Kepada pemerintah dan masyarakat dimintakan bantuannya untuk memberikan kesempatan terbaik kepada para guru untuk melaksanakan tugas profesionalnya.

Dari hasil data, siswa yang labura yang lulus ke Perguruan Tinggi Negri pada tahun 2014 sebanyak 201 orang. Terlihat jelas bahwa semangat para guru untuk slalu menjaga kode etik dan terus mengembangkan potensinya dibidang pengajaran terhadap siswa semakin berkembang.

Acara diakhiri dengan pemberian hadiah kepada pemenang lomba HUT PGRI ke-69, pemberian santunan kepada anak yatim dan pemberian tali asih kepada pensiunan guru dan dilanjutkan dengan pertujakan Dramband dari siswa tingkat menengah bawah dan menengah atas sekaligus mengiringi keberankatan bupati dari acara.(cj/ss/lu)

Lihat Juga

Tingkatkan Produksi Minyak, Pertamina Disarankan Fokus Kegiatan WOWS

JAKARTA | suarasumut.com  –  Menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.