Beranda ›› Headline ›› Operasi Patuh Toba Polres Labuhanbatu Ajang “Peras” Masyarakat

Operasi Patuh Toba Polres Labuhanbatu Ajang “Peras” Masyarakat

Labuhanbatu, suarasumut.com – Operasi Patuh Toba tahun 2015 yang digelar diwilayah hukum Polres Labuhanbatu dituding menjadi ajang Pungutan Liar (Pungli) oleh oknum Polisi Lalulintas (Polantas) yang tidak bertanggungjawab, khususnya diwilayah hukum Polsek Bilah Hulu.

Seperti yang dialami warga Rantauprapat Bangun Hasibuan (44), ketika mobil mereka dihentikan oleh oknum memakai jaket layaknya petugas lalulintas yang diduga warga diperbantukan di depan Pos Lantas Aek Nabara, Polsek Bilah Hulu, Selasa (2/6) sekitar pukul 03.00 WIB.

Oleh oknum Bantuan Polisi (Banpol), SIM milik Bangun diserahkan kepada Bripka RA dan diketahui telah lewat masa aktifnya. Akibatnya, Bangun yang dating dari arah Kotapinang menuju Rantauprapat dengan mengendarai Nisan Serena BK 1025 WFK keluar dari mobil untuk berupaya dilakukan penanganannya.

Tetapi oleh Bripka RA dengan arogannya mengatakan bahwa surat ijin mengemudi miliknya telah mati dan harus dilakukan penilangan. Kondisi itupun diamini Bangun demi terciptanya penanganan hukum sesuai peraturan.

Namun herannya dia, sebuah mobil kijang Kapsul bernopol pilisi BK 1891 K yang berlawanan arah dilepas setelah dilihatnya memberikan sejumlah uang kepada Bripka RA. “Saya melihat supir dengan Bripka RA berjabat tangan dan memberikan sesuatu, setelah itu rombongan langsung pergi. Anehnya lagi, penumpang mobil itu mengaku SIM supir mereka juga mati dan mobil itu merupakan mobil dinas yang diganti nomor polisinya. Inikan sangat aneh dan sebelumnya mereka juga sudah kena tilang, tapi setelah diselesaikan, diperbolehkan pergi,”paparnya di Rantauprapat.

Sejalan dengan itu, dirinya beranggapan bahwa Ops Patuh Toba 2015 dijadikan sejumlah oknum polisi yang tidak bertanggungjawab untuk mendapat keuntungan dari para pengendara yang melanggar peraturan. “Padahal ini operasi resmi dan seharusnya bersih dilapangan. Saya juga melihat saat operasi itu tidak ada petugas dari lembaga lainnya, layaknya kegiatan resmi dengan skala nasional,”sebut Bangun lagi.

Parahnya lagi, penanganan kepadanya dengan penilangan tidak sesuai dengan penerapan hukum terhadap supir yang telah meninggalkan pos sebelumnya. Selain berkata kasar dan arogan, oknum Polantas lebih memperdulikan pengendara yang diduga memberikan sejumlah uang. “Sudah mengganti plat, SIM nyapun mati, tapi kenapa hanya saya yang ditilang, ini sudah tidak benar, apalagi tidak didampingi aparat lainnya,”ujar Bangun sedikit kesal.

Menanggapi itu, seorang tokoh pemuda Kabupaten Labuhanbatu Budi Ardiansyah mengaku kecewa melihat masih adanya oknum polisi mengambil kesempatan saat menjalankan tugasnya, terlebih belakangan dirinya melihat Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie bekerja maksimal dalam mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat.

“Apapun yang dilakukan Kapolres Labuhanbatu tidak akan baik, jika ada oknum yang tidak bersih dilapangan, apalagi sampai berani mengambil kesempatan. Saya menilai, reputasi Kapolres bisa kandas akibat itu. Seharusnya, oknum Polantas itu diberikan teguran dan tindakan keras dan tegas,”harapnya.

Sementara, Kasat Lantas AKP Baginda Sitohang maupun Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie, ketika dimintai tanggapannya atas ulah oknum yang diduga mengambil kesempatan melakukan pungli, masih enggan berkomentar. Konfirmasi via pesan singkat tidak kunjung ditanggapi.

Sebelumnya, Waka Polres Labuhanbatu Kompol Sugeng Riyadi usai memimpin gelar pasukan Operasi Patuh Toba tahun 2015 menerangkan, operasi itu dimulai sejak 27 Mai hingga 9 Juni dan bertujuan mengajak masyarakat mematuhi peraturan lalulintas.

Dalam operasi tersebut tambahnya, pihaknya melibatkan Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Jasa Raharja dan Polisi Militer. “Ini dalam rangka menyatupadukan kegiatan penertiban dan mengajak masyatakat tertib berlalu lintas,” ucap mantan Kabag Ops Polresta Medan itu.(ta/ss/lb)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.