Beranda ›› Headline ›› Muluskan PAPBD T.A 2014, DPRD Digoyang Isu Suap Rp700 Juta

Muluskan PAPBD T.A 2014, DPRD Digoyang Isu Suap Rp700 Juta

Rantauprapat, suarasumut.com – Pembentukan peraturan daerah perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (PAPBD) tahun anggaran (T.A) 2014 sarat dengan kepentingan kelompok. Hal ini diperkuat dengan adanya pengakuan salahsatu anggota DPRD Labuhanbatu berinisial “B” yang menyebut anggaran pemulusan pembentukan PAPBD T.A 2014 kepada DPRD mencapai Rp.700 juta.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com, Rabu (17/12), anggaran pemulusan pembentukan PAPBD T.A 2014 disebut dilakoni oleh Sekdakab Labuhanbatu, Ali Usman Harahap bersama Ketua DPRD, Dahlan Bukhori. Disebutkan, Ali Usman memberikan uang sebesar Rp700 juta kepada Ketua DPRD agar seluruh anggotanya sebanyak 44 orang menyetujui pembentukan PAPBD T.A 2014.

Merebaknya isu suap pemulusan pembentukan PAPBD T.A 2014 tersebut dibuka oleh salahsaeorang anggota DPRD berinisial “B” saat berbincang-bincang dengan sejumlah wartawan. Menurut anggota DPRD itu, dirinya merasa dibohongi oleh Ketua DPRD, Dahlan Bukhori yang menyebut Sekdakab Labuhanbatu, Ali Usman hanya menyerahkan uang sebesar Rp300 juta, bukan Rp700 juta.

Dalam keterangannya, anggota DPRD itu menyebutkan rincian alokasi dana sebesar Rp300 juta tersebut, yakni, untuk Ketua DPRD Rp.25 Juta, wakil ketua Rp.17 Juta, Panitia Anggaran Rp.6 Juta dan Anggota DPRD Rp.4 Juta / orang,Ketua Fraksi Rp.9 Juta / orang. Terkhusus anggota DPRD dari Partai Gerindra mendapat Rp15 juta/orang. ”Kalau gak dibagi-bagi, mana diketok (disetujui,red). Ketua DPRD 25, wakil ketua 17, Panitia anggaran 6 dan Anggota DPRD 4, Ketua Fraksi 9, cuma Gerindra 15,” kata “B” dihadapan sejumlah wartawan dengan bangganya.

Ketua DPRD Labuhanbatu, Dahlan Bukhori yang dikonfirmasi secara berulang melalui seluler pribadinya tak memberikan tanggapan sekalipun nada dering panggilan masuk berulang kali berbunyi. Demikian juga dikala dikonfirmasi via short massage service (SMS), Ketua DPRD dari Partai PDI Perjuang itu tak kunjung membalas hingga berita ini dikirim ke menja redaksi.

Secara terpisah, Sekdakab Labuhanbatu, Ali Usman Harahap yang dikonfirmasi melalui SMS membantah informasi tersebut. Menurutnya, informasi memberikan uang sebesar Rp700 juta kepada Ketua DPRD Labuhanbatu, Dahlan Bukhori tidak pernah ada. “Inpormasi itu saya dan sepanjang pengetahuan saya tidak pernah ada dan tidak betul,” kata Ali Usman melalui SMS-nya.

Sekedar untuk diketahui, pembentukan PAPBD T.A 2014 yang jauh melampaui batas waktu yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2013 tentang Pedoman Pembentukan APBD T.A 2013 menjadi sorotan masyarakat. Terlebih, hingga tanggal 16 November 2014, Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) baru selesai menyempurnakan rancangan PAPBD T.A 2014 sesuai evaluasi Gubernur Sumut.

Tentunya, bersikukuhnya Bupati, khususnya DPRD selaku wakil rakyat membentuk PAPBD tersebut menimbulkan kecurigaan adanya kepentingan kelompok didalamnya. Sementara, sisa waktu penggunaan anggaran sesuai aturan yang berlaku hanya menyisakan waktu 10 hari (hingga 26 Desember 2014). (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Wakil Bupati Labusel Lepas Pawai Takbir Kendaraan Hias Idul Adha 1440 H/2019 M

Labusel | suarasumut.com –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengelar Pawai Takbir Hari Raya Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.