Beranda ›› Foto & Video ›› Minta Bantuan, SMKN 1 Tapian Nauli Undang Orang Tua Siswa/i

Minta Bantuan, SMKN 1 Tapian Nauli Undang Orang Tua Siswa/i

Tapteng, suarasumut.com – Kepala Sekolah SMKN 1 Tapian Nauli, Kardi Simanjuntak mengundang orang tua siswa untuk lakukan rapat, tentang sosialisasi dan membicarakan adanya rencana untuk pematangan lahan akses jalan menuju lingkungan sekolah.

“Saya sangat berterimakasih terhadap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, atas di percayakannya saya menjadi Kepala Sekolah di SMK N 1 Tapian Nauli, dimana baru sekitar satu tahun saya dipercayakan untuk memimpin sekolah ini,”tutur Kardi Simanjuntak di sela rapat sosialisasi orang tua siswa/i di gedung Aula SMP N 1 Tapian Nauli (13-10-2014) dekat jalan Sibolga-Barus.

Sekolah ini sudah berdiri berkisar 5 tahun lamanya, jelas Kardi, saya menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMK N 1 Tapian Nauli ini masih berkisar 1 tahun namun, namun status ruangan sekolah kita ini masih menumpang di SMP N 1 Tapian Nauli ini, dengan keprihatinan kita bersama ,sekolah kejuruan tidak layak menumpang,tuturnya.

Lahan maupun pertapakan yang ada di Desa Mungkur di samping Gereja Adian Galasan Kecamatan Tapian Nauli yang dulunya tanah khas desa memang sudah ada, tetapi kita mempunyai kendala akses jalan ke dalam lahat sulit di jalani, kalau tidak ada tali rotanpun jadi, kita berusaha semampunya untuk dunia pendidikan. Pemkab menginginkan lahan tersebut di hibahkan, lahan tersebut sudah saya investasikan lalu dihibahkan ke Pemkab,namun setelah jadi, ada kendala pada bulan Mei dan Juni,jelasnya.

“ Lahan tersebut perlu pematangan sebab, tidak di tampung oleh APBD dikarenakan pematangannya sudah lewat , bantuan dari DAK hanya berupa fisik dan mobiler yang banyaknya Cuma 10 ruangan, itupun ruangan teori belajar saja, kalau tidak ada rintangan bulan ini akan kita laksanakan pembangunan. Dan saya sangat berharap tamatan dari sekolah ini punya bekal ilmu dikemudian hari,tambah Kepsek.

Ketua Komite Sekolah,Tumpak Hutagalung juga mengatakan, air, beras, periuk sudah ada tetapi apinya tidak ada, justru inilah kendala yang sedang kita hadapi. Pada pematangan ini kita butuh biaya berkisar 42 juta rupiah untuk melengkapinya, bagaimana pendapat atau pun tanggapan orangtua siswa/i kami yang hadir pada rapat ini,terangnya.

Mewakili orang tua Siswa/i, Eva kristina Napitupulu mengatakan, pematangan lahan dengan berbiaya Rp 42 juta sangat memberatkan kami sebagai orang tua sisiwa. Memang sekolah ini sangat dibutuhkan , tapi kami meminta supaya kami orang tua siswa membantu pematangan lahan dengan tenaga kami, kami tidak akan mampu kalau dengan uang, jelasnya.

Dalam suasana musyawarah, orang tua siswa dengan pihak sekolah/ komite akhirnya menyepakati setengah dari nilai Rp 42 jt yang disampaikan Komite sekolah.

Namun, beberapa orang tua Siswa/i juga meminta tawaran lagi yang jatuhnya Rp.50.000,- per siswa/i, setelah hasil diskusi Kepsek dengan Ketua komite SMK N1 Tapian Nauli dan menyetujuinya. Atas kepedulian kami dengan iklas kami terima tawaran bapak/ibu kata Kepsek,dan orangtua siswa/i memberi aplus dan mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian pemkab terhadap pendidikan anak-anak mereka.

Kita hanya butuh partisipasi besar untuk sekolah ini terang kepsek,diantaranya lagi dari segi ‘’Moril” yang artinya kita sama-sama menjaga bahan yang ada nanti,dan dari segi ”Materi” yang artinya partisipasi sekolah orangtua dengan guru dan komite sekolah sudah terlaksana terangnya,Cius Bondar sebagai Ketua pembangunan,Tobing sebagai Bendahara pembangunan ,walaupun di sekolah ini anaknya dua orang, namun kami hanya mengambil satu dari per orangtua, tambahnya.

Tumpak Hutagalung menghimbau terhadap orangtua siswa/i untuk memberitahukan kepada orangtua pelajar sedikit yang tidak menghadiri undangan rapat ini,kami sangat bangga atas hasil rapat ini dapat terlaksana atas kerjasama yang bagus,ujar Tumpak.(ph/ss/tt)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.