Beranda ›› Foto & Video ›› Miliki Prestasi, Sharial Sri Nanda Sinaga Wakili Labura Lomba IMSO Matematika

Miliki Prestasi, Sharial Sri Nanda Sinaga Wakili Labura Lomba IMSO Matematika

Kualuhleidong | suarasumut.com  –  Walau tinggal di kebun perkampungan, Sharial Sri Nanda Sinaga salah seorang murid SD kelas V Sekolah Swasta Karya Bakti Desa Air Hitam Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara, telah menorehkan tinta emas dalam prestasi IMSO Matematika se Labura dan akan ikut ajang tingkat Propinsi dalam waktu dekat ini.

Menurut guru kelas Sharial, Rohimin, prestasi yang diraih Sharial  anak kedua dari Ahmadi Sinaga dan pasangan Fitria Dewi merupakan salah satu kebanggaan bagi dunia pendidikan. Dimana anak seorang penjaga kebun telah berhasil mengalahkan 80 peserta International Mathematic and Science Olympiad (IMSO) se Labura, dimana Sharial keluar menyandang sebagai peringkat pertama dalam kompetisi IMSO di Kualuh Hulu tepatnya di Aek kanopan baru baru ini.

Terang Rohimin prestasi yang diraih anak muridnya Sharial Sri Nanda Sinaga merupakan satu kebanggaan bagi segenap pelaku pendidikan yang ada di daerah Labura. Dengan prestasi yang diraih saat ini secara otomatis Sharial akan menjadi duta sebagai peserta mewakili Kabupaten Labuhanbatu Utara ke tingkat Propinsi dalam momen yang sama.

Sementara Ridduan Daulay selaku Kacabdis Kualuhleidong turut mengucapkan terima kasih kepada wali kelas, guru pembimbing dan Kepala Sekolah Swasta Karya Bakti Desa Airhitam, dimana telah berhasil mencetak siswanya sehingga Sharial Sri Nanda mampu mendulang nilai tertinggi untuk mata pelajaran Matematika.

Lanjut Ridduan, disamping kecerdasan yang dimiliki Sharial, semua itu tidak terlepas dari bimbingan dan arahan dari berbagai pihak terutama yang berkepentingan dalam hal mencetak siswanya untuk tampil di peringkat pertama.

Tambah Ridduan, mempertahankan itu lebih sulit ketimbang berusaha dan berupaya untuk meraih. “Maka yang perlu kita garis bawahi dan betul betul diperhatikan, siswa yang sudah disiapkan untuk mewakili Kabupaten Labuhanbatu Utara ke tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat ini sangat dibutuhkan pembinaan yang betul betul maksimal,”tambahnya mengakhiri.

Terpisah, Sharial Sri Nanda saat diwawancarai mengatakan, kesulitannya disaat ajang perlombaan tingkat kabupaten adalah masalah penyusunan pola karena sistem pertanyaan cepat, siapa duluaan dia yang unggul.

Saat ditanya tentang cita citanya kedepan, Sharial Sri Nanda tersenyum sambil menjawab ingin menjadi Koki ternama. “Bila kedua orang tua saya mampu saya sebenarnya ingin juga jadi dokter,”kata Sharial sambil tersenyum malu. (hs/ss-lu)

Lihat Juga

Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Nias Diikuti 20 Finalis

Nias | suarasumut.com –  Grand final putri pariwisata Kabupaten Nias diikuti sebanyak 20 finalis Putri …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.