Beranda ›› Headline ›› Merasa Ditipu Oknum TNI, Warga Kualuh Leidong Ngadu Ke Kantor Bupati

Merasa Ditipu Oknum TNI, Warga Kualuh Leidong Ngadu Ke Kantor Bupati

Aekkanopan | suarasumut.com  –  Puluhan masyarakat dari tiga desa yang ada di Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labura (Labuhanbatu Utara), mendatangi ke kantor Bupati, Selasa (29/3).

Kehadiran para masyarakat dari Dusun Tani Makmur Desa Teluk Pule Dalam, Dusun Pambombong Desa Kelapa Sebatang dan dari Dusun Sido Rukun Desa Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong, di kantor Bupati tersebut. Ingin menyampaikan keluhan dan menagih janji dari bupati.

Tampak Wakil Bupati Drs. Dwi Prantara dan Sekda (Sekretaris Daerah) Edi Sampurna Rambe, menerima kehadiran kunjungan puluhan masyarakat dari Kecamatan Kualuh Leidong tersebut di halaman Kantor Bupati.

Masyarakat dari tiga Desa tersebut mengeluh, mereka merasa di tipu oleh salah satu oknum TNI ber inisial RS (Ronal Sihombing), yang telah menjanjikan untuk memasuk kan jaringan listrik ke Desa mereka, sejak Maret 2015 yang lalu.

Para warga masyarakat dari tiga Desa yang berjumlah 60 KK (Kepala Keluarga), telah menyetorkan uang sejumlah Rp. 393.500.000. Sesuai keterangan dari M. Tumpal Malau.

M. Tumpal Malau menjelaskan, di awal Oknum TNI yang bertugas di Jl. Sena Medan itu, meminta Rp. 6.500.000/KK namun kemudian, RS Oknum TNI tersebut minta di tambah Rp. 500.000 lagi/KK menjadi Rp. 7.000.000/KK dan harus ada 60 KK, yang awalnya hanya 50 KK yang menyetorkan uangnya dengan tujuan lampu penerangan listrik masuk ke rumah warga.

Dan semua itu telah di penuhi warga sejak bulan Maret tahun 2015. Namun hingga saat ini penerangan listrik belum masuk ke Desa tersebut. “Memang tiang – tiang sudah terpasang, namun kondisinya saat ini sudah bertumbangan” terang Tumpal.

Uang yang berhasil di kumpul warga dari 60 KK sebesar Rp. 393.500.000 tersebut diserahkan dengan cara di transfer ke rekening RS dan sebahagian diserahkan kepada orang tua RS, Pa. Tombol Sihombing/br. Simbolon warga Blok 5 (lima) Desa teluk pule dalam. Tanpa surat serah terima, karena alasan saling percaya.

Masyarakat yang risau karena tidak mendapatkan kepastian dari RS. Beberapa hari yang lalu hampir membakar rumah Kadus M. Tumpal Malau. Namun karena masyarakat akhirnya sadar bahwa Kadus tersebut juga korban dari ulah RS. Akhirnya mereka ber mufakat untuk mengadu ke Bupati dan sekalian menagih janji pada saat kampanye menjelang pilkada yang lalu. Bupati berjanji apa bila terpilih akan memasukkan penerangan listrik ke Desa tersebut.

Wakil bupati Drs. Dwi Prantara yang menerima keluhan warga nya mengatakan akan segera meninjau kelokasi, untuk membantu mengatasi permasalahan yang terjadi, paling lambat 5 April 2016 ini.(bn/ss-lu)

Lihat Juga

Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Nias Diikuti 20 Finalis

Nias | suarasumut.com –  Grand final putri pariwisata Kabupaten Nias diikuti sebanyak 20 finalis Putri …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.