Beranda ›› Headline ›› Menyoal Mobil Wartawan Dirusak OTK, Pelaku Diduga Suruhan Bandar Narkoba

Menyoal Mobil Wartawan Dirusak OTK, Pelaku Diduga Suruhan Bandar Narkoba

Rantauprapat, suarasumut.com – Aksi pengecut yang merusak mobil wartawan yang bertugas di Labuhanbatu nampaknya semangkin terkuak. Karena SM Rambe mengatakan dalam peliputan menyoal narkoba yang dilakukan Tim korannya diduga membuat para bandar semangkin gerah.

Alasannya, Man Batak warga Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara,Kabupaten Labuhanbatu yang belum lama
ini diberitakan Tim koran ini kalau ia disebut-sebut sebagai bandar terbesar di Labuhanbatu tapi hingga sampai saat ini tak pernah disentuh oleh penegak hukum.

“Man Batak disebut bandar narkoba terbesar di Labuhanbatu itu, ya warga lingkugan ia juga mengatakannya yaitu Mora Tanjung yang siap mempertanggung jawabkan atas ocehannya tersebut, kalau beliau adalah bandar narkoba, itulah contohnya yang gerah kita beritakan,”ucap SM, Selasa (28/7) pada Wartawan.

Munculnya dugaan atas pengrusakan Mobil toyota Avanza BK 1805 YZ yang terparkir di Gedung Balai Wartawan Jalan Gose Gautama Rantauprapat,hancur dibagian kaca depan, belakang dan sudut sebelah kiri diduga atas suruhan bandar narkoba yang kini semangkin santer namanya karena dikejar para pihak kepolisian yang kini disebut-sebut menjadi Daptar Pencarian Orang (DPO).

“Aku masik menduga kalau yang mengrusak mobil ku itu adalah suruhan bandar narkoba, sebab selama ini pemberitaan kita agar pihak berwajib (Polisi) menangkap bandar narkoba,”ucap sabar.

Lagi pula sekitar tiga minggu yang lalu Man batak itu pernah berselisih deganku dan mengatakan. “Apa kau bang,mau kau tangkapkan aku ya, rupanya abang yang memberita-beritakan aku, tunggu ajalah ya bang,”Terang SM yang menirukan ucapan Man Batak.

Dikatakannya,dalam pengrusakan mobilnya tersebut ia berharap banyak kepada pembaca berita ini agar menginformasikan sekecil apapun kepada pihak kepolisian atau dengannya, dengan begitu pelaku mudah tertangkap dengan cepat.

“Saya yakin, polisi dapat mengungkap kasus yang menimpa kasus saya ini,dengan begitu para Wartawan tidak akan ketakutan dalam mengemban berita,”sebut Rambe.

Sebelumnya, S Lubis pemilik warung seberang Balai Wartawan mengaku sempat melihat seorang pengendara Mio kabur dari depan Gedung Balai Wartawan.

Awalnya kata Sabar, dirinya malam itu tengah tidur dengan adiknya. Saat itu sekitar pukul 01.30 WIB dirinya mendengar ada suara pukulan yang cukup keras. Dia mengira jika warungnya yang dirusak orang. Namun setelah mengintip dari dalam rumahnya ternyata warungnya baik-baik saja.

Melihat kondisi itu, Sabar langsung keluar rumah dan meilhat seorang pengendara sepeda motor Mio mengenakan baju merah menancap gas kenderaanya dari arah Balai Wartawan. Setelah Sabar Menanti Rambe berteriak maling, S Lubis baru menyadari jika pengendara Mio tersebut usai melakukan pengurusakan terhadap mobil milik Sabar Rambe.

“Pelakunya naik Mio warna merah dan pakai baju merah, dia gbut, saat jalan berlubang pelaku hampir jatuh, untung saja tidak jatuh, kalau jatuh pasti habis dia kami hajar,” kata S Lubis. Usai kejadian itu beberapa saat kemudian Sabar Menanti Rambe langsung membuat laporan Polisi dengan nomor : LP/1188/VII/2015/SU/RES-LBH, tanggal 14 Juli 2015.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.