Beranda ›› Headline ›› Memperkokoh Harmonisasi Kebersamaan Dalam Bingkai Pluralisme

Memperkokoh Harmonisasi Kebersamaan Dalam Bingkai Pluralisme

Sergai, suarasumut.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan kemajemukan masyarakatnya (pluralisme) yang dilihat dari perbedaan etnis, agama, ras dan budaya. Maka dengan perbedaan yang ada ini dapat dijadikan kekuatan dan semangat dalam membangun dan memperkokoh kebersamaan di tengah keberagaman. Maka untuk itu diharapkan setiap warga masyarakat di daerah ini wajib menjaga sikap toleransi, meningkatkan dan bersatu dalam rasa persaudaraan.

Ajakan ini disampaikan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang didampingi Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah, M.Si ketika menghadiri rangkaian kegiatan Halal Bi Halal Idul Fitri 1435 H bersama dengan jajaran PNS berbaur bersama elemen masyarakat dari beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Sergai diantaranya Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, Dolok Merawan dan Kecamatan Bandar Khalipah. Acara silaturrahmi ini dipusatkan di halaman Kantor Camat Bandar Khalipah Desa Pekan Bandar Khalipah, Rabu sore (13/8).

Semarak syukuran halal bi halal juga dihadiri para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD, Camat Tebing Tinggi, Camat Tebing Syahbandar, Camat Bandar Khalipah, Camat Dolok Merawan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para Kades dan pengurus TP. PKK masing-masing kecamatan dan Al-Ustadz Sulaiman.

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman juga menambahkan, satu dasawarsa reformasi telah terlewati, namun krisis sosial belum bisa diatasi. Hal ini dikarenakan adanya pergeseran nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang semula paternalistik, santun, toleran, dan gotong-royong telah berubah ke arah individualistik dan materialistik. Mengedepankan sikap-sikap ini untuk membangun serta memelihara kondusifitas daerah Tanah Bertuah Negeri Beradat ini yang sehat, dinamis, demokratis, adil, maju dan sejahtera.

Dalam waktu yang sama tokoh masyarakat P. Sitanggang mengungkapkan apresiasi tingginya atas kedatangan Bupati beserta jajarannya di Bandar Khalipah, P. Sitanggang juga mengutarakan kepada Bupati Sergai masyarakat Bandar Khalipah yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani sangat mengharapkan perhatian dan kebijakan dari Pemkab Sergai. Sebab sawah yang mereka garap untuk ditanami padi mengalami kekurangan air sehingga mengakibatkan terjadinya gagal panen akhir-akhir ini.

Al-Ustadz Sulaiman dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa tujuan dari Halal Bi Halal ini adalah untuk meningkatkan silaturahim antar sesama, meningkatkan rasa persaudaraan serta menjaga kerukunan antar umat beragama. Kemudian diceritakan bagaimana Istilah Halal Bi Halal itu terjadi pertama kali di Indonesia, dan juga tujuannya untuk menjaga silaturahim. Janganlah kita memutuskan hubungan silaturahim karena berbeda kebijakan, yang tertuang dalam sebuah Hadist, “Sesungguhnya Rahmat Allah tidak akan turun dalam suatu kaum, apabila di dalam kaum tersebut terdapat orang yang memutuskan silaturahim”.

Beliau juga menyampaikan tentang kasus yang merebak sekarang di Indonesia bahkan dunia yaitu keberadaan ISIS di Indonesia, ujar Ustadz Sulai. (pu/ss/sbg)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.