Beranda ›› Headline ›› Masyarakat Ngeluh Kebutuhan Air, PDAM Tirnadi Medan Tawarkan Kerjasama Dengan Pemkab Tapteng

Masyarakat Ngeluh Kebutuhan Air, PDAM Tirnadi Medan Tawarkan Kerjasama Dengan Pemkab Tapteng

Tapteng, suarasumut.com – Masyarakat Tapteng dan PDAM Tirtanadi Medan Provinsi Sumatra Utara cabang Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sangat berharap mengajak kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Tapteng agar dapat memperluas wilayah jaringan air sebagai pendapatan daerah, dimana dalam kebutuhan sehari-hari masyarakat Tapteng masih minim akan keperluan air disetiap rumah.

Masyarakat pesisir yang ada disekitar pelosok Kecamatan Barus bermarga Pohan mengungkapkan desa mereka kini masih minim akan keperluan air, dimana masyarakat pesisir tersebut saat ini, sebahagian masih mengkomsumsi air dari galian sumur. “Saat ini kami sangat memerlukan kebutuhan hidup dengan mengkomsumsi air yang murni dari pegunungan,”ucap Pohan, Selasa (21/4).

Hal senanda dan waktu yang sama disampaikan Hutagalung warga sekitar Kecamatan Tapian Nauli (Poriaha Julu) sangat berharap dan meminta, ada baiknya dilakukan PDAM. “Dikarenakan wilayah kami kaya akan kandungan air, namun hingga saat ini, kami selaku warga hanya mendapat sebahagian sasaran rumah tangga. Kami terpaksa mengambil tetesan air dari aliran sungai Aloban –Bair dengan menggali sumur kecil dipinggiran sungai melangsirnya menggunakan jerigen atau baskom, kita berharap ada baiknya pemerintah kabupaten mengambil kebijakan demi terwujudnya pembangunan,”ungkapnya.

Saat ditemui wartawan diruang kerja, di Kecamatan Pandan, Kepala Bagian Produksi dan jaringan PDAM Tirnadi Medan Maruli Lumbangaol mengatakan, Rabu (22/4). “Jika kita ingin memperluas jaringan air dan membantu di wilayah Tapteng, itu semua tergantung dari kepala daerah, bapak Bupati Tapteng. Kami selalu siap diajak kerjasama jika masyarakatnya banyak mengeluh akan kebutuhan air, sebab dibeberapa media lokal masih banyak keluhan-keluhan masyarakatnya membutuhkan air untuk keperluan rumah tangga,”tegas Maruli.

Maruli menjelaskan, di Kabupaten Tapanuli Tengah daerah yang ditangani Tirtanadi saat sekarang ada di Kecamatan Sarudik sampai Muaranibung termasuk Sibuluan Nalambok sekitarnya, Kecamatan Tukka dan Pandan. “Kami sama tidak mau mengganggu wilayah milik PDAM Mual Nauli, selama saya disini tidak pernah ada keluhan pelanggan kami dari segi pemakaian dan pembayaran, sebab pelanggan kami puas akan kebutuhan air walau pembayarannya tiap rumah tangga yang mewah diperkirakan sampai Rp.600.000,-per bulan,”jelas Maruli.

Maruli menambahkan, ada beberapa kecamatan yang perlu dikembangkan akan termasuk Barus, Tapian Nauli, Pandan dan Pinang Sori, diketahui dari beberpa tempat termasuk disekitar Bandara Internasional Pinang Sori, kebutuhan air masih minim sekali.

“Teknisnya kata Maruli, kami menggunakan pipa induknyanya dari besi, bahkan sampai kemeterannya, sebab kalau kita menggunakan pipa biasa terjadi saja kebocoran sedikit, bahkan setetes pun, akan sangat terpengaruh terhadap tekanan air dikejauhan, jadi kita sangat professional atau matematis terhadap gesekan air dan kebocoran pipa, agar dapat mencapai diketinggian dan dikejauhan yang dicapai air,”jelasnya.(ph/ss/tt)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.