Beranda ›› Foto & Video ›› Masyarakat Minta PLN Hentikan Pemutusan Dan Pemadaman Listrik

Masyarakat Minta PLN Hentikan Pemutusan Dan Pemadaman Listrik

Nias | suarasumut.com  –  Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan diri LSM Penjara melakukan unjukrasa dindepan kantor PT. PLN Persero Unit Pemasangan Pelayanan Pelanggan (Up3) Nias, Sumatera Utara, Jum, at 22 Februari 2019.

Unjukrasa yang dipimpin Markus Hulu dan Chandra Bugis meminta agar PT. PLN Persero UP 3 Nias menghentilan pemutusan dan pembongkaran meteran listrik milik pelanggan dan menghentikan pemadaman listrik yang terjadi hampir setiap hari di Nias Barat, Sumatera Utara.

Manager PT. PLN Persero UP 3 Nias Evan Sirait ketika menemui pengunjukrasa bersama Wakil Kapores Nias Kompol. Elizama Zalukhu memberitahu jika tunggakan iuran listrik pelanggan PLN saat ini di Kepulauan Nias mencapai Rp 45 milliar.

PT. PLN UP 3 Nias melalukan pemutusan dan pembongkaran meteran hanya milik pelanggan yang menunggak diatas satu tahun, dan pelanggan yang menunggak saat ini seluruhnya berjumlah kurang lebih 3000 pelanggan.

“Secara keuangan, saat ini PT. PLN UP3 Nias sangat kewalahan dengan adanya tunggakan sebesar Rp 45 milliar, tetapi PT. PLN UP3 Nias masih dibantu dari pusat,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan jika mereka sebenarnya tidak suka memutus atau membongkar meteran milik pelanggan, karena itu adalah pekerjaan yang tidak mereka sukai, dan juga mereka tidak ingin kehilangan pelanggan, tetapi mereka terpaksa melakukan pemutusan atau pembongkaran meteran karena ada pelanggan yang menunggak hingga enam tahun.

Soal pemadaman yang sering terjadi, dia mengakui dan menjelaskan pemadaman terjadi akibat gangguan teknis dan non teknis, dan PT. PLN UP3 Nias tidak pernah memadamkan listrik.

Pemadaman terjadi karena kerusakan jaringan dan jaringan terkena dahan pohon milik warga atau tertimpa pohon yang tumbang, sedangkan untuk Kabupaten Nias Barat, dia memberitahu jika tahun 2019 PT. PLN UP3 Nias akan membuat jalur khusus dengan tegangan sebesar 20 KV.

“Kami mengerti keluhan masyarakat, kami juga sudah berupaya dan sudah banyak melakukan pemeliharaan, tetapi kita tidak bisa menghindari beberapa faktor yang menyebabkan listrik padam dan kami meminta maaf, “ucapnya.(al/ss-ni)

Lihat Juga

Pemkab Labusel Raih Opini WTP Ke 6 Kalinya

LABUSEL | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali terima penghargaan Opini WTP dari Badan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.