Beranda ›› Foto & Video ›› Masyarakat Leidong Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan Warga

Masyarakat Leidong Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan Warga

Tanjung Leidong, suarasumut.com – Tampak Sejumlah masyarakat yang ada di Dusun II Sungai Dua Desa Air Hitam Kec. Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara lakukan aksi dan mengutuk keras aksi pembakaran dan perusakan tanaman milik masyarakat di Dusun II Sungai Dua baru-baru ini.

Menurut informasi yang ditemui suarasumut.com di lapangan, aksi pembakaran, perusakan tanaman dilakukan oleh para oknum yang diketahui dari kelompok HTR Koptan Mandiri yang dipimpin oleh IMS yang berdomisili di Kabupaten Asahan.

Di duga ada skenario yang dilakukan oleh kelompok HTR Koptan Mandiri untuk menguasai lahan masyarakat, sehingga mereka melakukan pembakaran dan pengerusakan tanaman yang dimiliki oleh warga masyarakat Dusun II Sungai Dua.

Masyarakat yang merasa dirugikan akibat rusaknya tanaman mereka, meminta aparat penegak hukum mengusut dan secepatnya menangkap otak pelaku.

Joyo yang mewakili masyarakat Dusun II mengatakan, ”kami menolak keras atas hadirnya kelompok HTR dari warga Asahan dilahan kami, karena ini adalah wilayah Kabupaten Labura. Jangan seenak hatinya saja mau menguasai dan menggarap lahan kami, sudah puluhan tahun kami mengelola lahan ini,” tegasnya.

Hal yang sama di ungkapkan juga oleh warga Tanjung Leidong bernama pak Ahan yang kebetulan lahannya mengalami nasib yang sama,  “akibat perbuatan kelompok yang mengatasnamakan HTR kami banyak mengalami kerugian, seperti pembakaran lahan, penebangan pohon kelapa bahkan pencurian. Hal ini sudah saya laporkan kepada pihak berwajib Polsek Kualuh hilir yang mana tersangkanya supaya ditangkap secepatnya,” terang Ahan.

Menurut keterangan yang diperoleh suarasumut.com ada beberapa barang bukti yang diserahkan ke Polsek Kualuh Hilir berupa satu unit Colt Diesel dan beberapa buah kelapa.

Ditempat terpisah, menanggapi hal ini Ketua LSM PIPMI Kualuh Leidong Hasan Basri mengatakan “Pemkab Labura dan Pemkab Asahan agar segera dapat menyelesaikan permasalahan ini secepatnya, karena bila tak kunjung selesai bisa-bisa terjadi anarkis dan berujung pertumpahan darah.”

“Kalau masalah aksi pembakaran, perusakan tanaman bahkan pencurian, ini jelas sudah merupakan perbuatan melawan hukum, jadi dalam hal ini aparat hukum harus bergerak cepat menelusuri siapa dalang di balik sekenario ini. Karena masyarakat butuh kepastian Hukum,” tegas Hasan Basri.

Saat di konfirmasi, Kapolsek H. Tampubolon di Polsek Kualuh Hilir sepertinya enggan memberi komentar, dengan singkat mengatakan, “kalau mau jelas sama-sama dengan korban lah kemari, biar saya tidak bolak balik memberi penjelasan,” kata Kapolsek dengan entengnya. (hs/ss/kl)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.