Beranda ›› Headline ›› Mapolsek Bilah Hilir Harus Jadi Rumah Rakyat, Begini Kata Kapolsek

Mapolsek Bilah Hilir Harus Jadi Rumah Rakyat, Begini Kata Kapolsek

Negerilama | suarasumut.com  –   Kantor Polisi saat ini harus menjadi ‘Rumah Rakyat’, tempat warga guna mencari keadilan dalam suatu persoalan yang dihadapi, hal itu berarti tidak perlu khawatir lagi apalagi menjadi takut, trauma bahkan hingga phobia, sebab pola pelayanan Polri saat ini sudah jauh berubah menuju Polri yang professional demi menciptakan tiga hal mendasar yakni mengayomi, melindungi dan melayani sehingga apa yang ditegaskan Kapolri Jenderal Tito Karnavian …… terwujud hingga level paling bawah walaupun itu jauh dari pusat kota, hal seperti ini harus tetap disosialisasikan kepada warga.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Bilah Hilir AKP. PS.Simbolon, Kamis (3/8) siang kepada sepasang suami istri Situmeang / br. Napitupulu warga Dusun Kampung Pandan Desa Sennah Kecamatan Pangkatan yang merasa heran atas panggilan dari kantor Polsek Bilah Hilir terkait pengaduan tetangganya dianggapnya persoalan sepele. “Tidak perlu takut kalau ada panggilan dari kantor polisi, hadapi dan katakan sejujurnya, disini harus menjadi rumah rakyat pencari keadilan,” ungkap Simbolon tegas.

Sebelumnya sepasang suami istri disapa oleh Simbolon ketika baru saja keluar dari salah satu ruangan dikompleks kantor Mapolsek Bilah Hilir sore itu. “Ada urusan apa Namboru,” tegur Simbolon disaksikan wartawan.“Menghadiri
undangan kemari, Pak,” ungkap warga mengaku boru Napitupulu itu. “Perihal apa?” sambar Simbolon.

Begini Pak, lanjut Boru Napitupulu itu berkisah. Tiga hari lalu Tetangga saya membakar janjangan kelapa sawit yang
sudah kering dipinggir pekarangan rumahnya tidak jauh dari kios milik saya persis ditepi jalan provinsi, akibat pembakaran janjangan itu telah menimbulkan asap tebal dan aroma tak sedap yang dapat mengganggu kesehatan sekaligus dapat mencelakai siapapun yang sedang melintasi jalan provinsi karena tertutup asap tebal yang dapat mengganggu jarak pandang, perilaku seperti ini sudah ditegur beberapa kali namun tak diindahkan.

Kemudian api pembakaran itu dipadamkan dengan air, namun tetangga itu keberatan serta marah dan mengamuk serta diikuti memaki, bahkan menurut pengaduan tetangga itu lanjutnya, dirinya mengalami luka ringan. “Saya yang mendapatkan kata-kata tidak senonoh, harusnya saya yang mengadu, ini malah terbalik,” ungkapnya heran.

Sebagai warga Negara yang baik timpal mantan Kasatreskrim Polres Langkat itu, Kantor Polisi itu harus menjadi rumah rakyat serta tempat mencari keadilan. “Jadi jangan takut bila dipanggil polisi untuk diperiksa, bisa jadi pengaduan terbalik, seperti cerita Namboru tadilah,” ungkapnya mengakhiri. (ta/ss-lb)

Lihat Juga

Sholat Idul Adha 1440. H/2019, Lapangan SB3 Kotapinang, Dipadati Ribuan Umat Muslim

Labusel | suarasumut.com  –  Ribuan Ummat islam memadati lapangan SBBBK Kotapinang melaksanakan Sholat sunnah Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.