Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Mapolres Sergai Di Demo Nelayan Tanjung Beringin
Demo Nelayan Sergai

Mapolres Sergai Di Demo Nelayan Tanjung Beringin

Demo Nelayan Sergai
Demo Nelayan Sergai

Serdang Bedagai, suarasumut.com – Ratusan buruh Tanjung Beringin senin, 10/03 sekira Pukul 11.00 WIB mendatangi Polres Serdang Bedagai menuntut agar pukat Harimau dan Pukat Apung yang beroperasi diperairan laut Sergai, segera di tutup atau dilarang untuk mengambil ikan di pinggiran laut.

Selaku kordinator aksi Muas Munawar sebagai putra daera asli Tanjung Beringin menuntut kinerja pihak polres sergai dalam waktu 2×24 jam segera menangkap para pelaku sekaligus melarang agar pukat harimau dan pukat apung untuk tidak mengambil ikan dipinggir pantai sergai, sebab pukat harimau dan pukat apung dapat merusak pertumbuhan terumbu karang yang ada diperairan laut Sergai.

Sambung Muas sejak puluhan tahun lalu pukat harimau dan pukat apung sudah beroperasi diperairan Sergai sehingga mengakibatkan habitat laut seperti ikan, cumi-cumi, udang dan lain-lain menjadi punah. “Bagaimana dengan kami yang hanya nelayan kecil hanya mengharapkan dari laut saja tidak ada penghasilan yang lain? Oleh sebab itu kami mengharapkan Kapolres sergai dapat mendukung Harapan kami untuk segera menindak dan melarang para pelaku pukat harimau dan pukat apung”.

Setelah tiga jam melakukan aksi orasi didepan polres Sergai, alhasil Kapolres Sergai dengan diwakili Wakapolres Sergai Kompol Soepriatam Trimono P menemui para pendemo mengucapkan terimaksi kepada seluruh nelayan Tanjung Beringin yang menyampaikan aspirasinya langsung ke Polres Sergai dan dalam menyampaikan pendapat tidak perlu harus anarkis.

Wakapolres sangat merespon baik sebab dirinya baru saja ditugaskan beberapa bulan di Sergai, atas aksi demo ini akan saya sampaikan kepada kapolres Sergai untuk mengintruksikan Kasat Polairud lebih menindak tegas para pelaku yang merusak pertumbuhan hewan laut kususnya di wilayah perairan Sergai, pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ir. HM Ramlan Matondang. M.Sc saat dikonfirmasi awak media melalui Telepon Selulernya mengatakan kita sudah bekerjasama dengan kepolisian untuk menindak tegas para pelaku pengusaha Pukat Harimau dan Pukat Apung.

“Kalau untuk pukat apung sendiri itu ada ijinnya untuk mencari ikan diperairan Sergai dengan batas 20-40 Mil dari pinggir pantai jadi kalau mereka mencari ikan dibatas yang sudah kita tentukan maka akan kita tindak tegas “, ujar Matondang. (Pu/ss/sb)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.