Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Manfaatkan Lahan Tidur, Tanam Ubi Racun Di Tapteng Sedang Berkembang
Jpeg

Manfaatkan Lahan Tidur, Tanam Ubi Racun Di Tapteng Sedang Berkembang

Tapteng | suarasumut.com  –  Sebahagian petani yang ada di kecamatan Tapian Nauli Desa Tapian Nauli III Dusun Poriaha sekitarnya sokong perekonomian dengan membuka lahan tidur berupa ubi racun. Percontohan penanaman ubi racun yang berada di sekitar sisi jalan nasional Rampa-Poriaha ini telah berlangsung sekitar satu tahun.

Hotda Tua Hutagalung salah seorang penggagas pembuka lahan tersebut menilai bahwa ubi racun sangat cocok di kelolah di daerah Tapteng.

“Ubi racun ini sangat tepat di buka pada suhunya yang panas, di samping itu juga akan menjadi sampingan pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat bila lahannya yang kosong dapat di pergunakan,” jelasnya.

Menurutnya, tanaman percontohan ubi racun ini di buka merupakan salah satu target untuk membantu menggugah hati masyarakat dan bekerjasama di tengah anjloknya harga karet, sawit, dan jenis tanaman lainnya.

“Pembukaan percontohan lahan tersebut butuh proses untuk memahami langkah pertumbuhan baik dalam bidang perawatan, metode pengelolaan harus mempunyai keahlian, cara penanaman dan perawatan sangat berbeda dengan ubi biasa. Bahkan sedikit banyak hasilnya selalu di tampung pabrik,”terang Hotda.

Hotda Tua mengatakan, bila masyarakat Tapteng serentak menanam membuka lahan ubi raksasa ini kemungkinan akan terbangun mega pabrik pengolahan tepung yang bahan nya terbuat dari ubi.

Dilokasi, Omran H warga setempat yang merupakan salah seorang pengelolah lahan ubi racun mengatakan, pengembangan penanaman ubi ini baru di mulai sejak awal tahun 2016.

“Akhir Desember 2016 ini merupakan penanaman ke dua kalinya dengan luas 3 ha, uniknya pada saat penanaman serentak seketika bertambah 4 ha, baru-baru ini perusahan dari PT Hutahaean menawarkan terhadap warga untuk buka lahan sekitar 500 ha, dengan 10 % hasil dari pemilik lahan,” ucapnya, Senin (28/3).

Ia menyebutkan, penawaran perawatan saat ini masih gunakan dengan pupuk NPK Mutiara. “Lahan ini harus butuh 200 kg pupuk NPK dari harga 10 ribu/kg,” ungkap bapak 6 anak ini. (ph/ss-tt)

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.