Beranda ›› Foto & Video ›› Lima Nelayan Hilang Ditemukan Selamat

Lima Nelayan Hilang Ditemukan Selamat

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Lima nelayan hilang asal Desa Sifalaete Ulu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli ditemukan selamat oleh sesama nelayan, di lokasi Mercusuar, Pulau Karang Panjang, Kabupaten Nias Selatan, Kamis (26/1) sekitar pukul 17.00 wib.

Yanus Setiawan Telaumbanua alias Ama Rasti (31), Yarima Telaumbanua (25), Berkat Lase (18), Yaris Lase (18) dan Ama Juli (35) disambut keluarga di pantai Desa Moawo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Jum’at (27/1) sekitar pukul 00.15 wib.

Nakhoda kapal Yanus Setiawan Telaumbanua yang ditemui saat tiba di pantai Desa Moawo, Kota Gunungsitoli mengatakan, mereka bisa selamat atas bantuan kapal ikan asal Sibolga. Mesin kapal mereka rusak ketika hendak kembali ke Kota Gunungsitoli diantara Pulau Pini dan Pulau Karang Panjang, Kabupaten Nias Selatan, Jum’at (20/1).

Kala itu, kapal mereka dibiarkan terbawa arus laut yang arahnya menuju Kota Gunungsitoli, tetapi ketika arus laut berubah arah, mereka lego jangkar. Senin (23/1), mereka meminta tolong kepada kapal nelayan Sibolga yang kebetulan lewat, dan ditarik hingga lokasi Mercusuar, Pulau Karang Panjang, Kabupaten Nias Selatan.

Selain membantu menarik kapal mereka, para nelayan Sibolga juga membantu memberi bahan makanan, karena persediaan makanan di kapal mereka sudah habis. Mereka kemudian ditinggalkan di lokasi mercusuar, Pulau Karang Panjang hingga ditemukan sesama nelayan asal Desa Moawo, Kota Gunungsitoli.

“Selama terapung di laut, stok makanan kami mulai menipis, dan untuk mempertahankan hidup, kami makan nasi sedikit atau sekali sehari. Begitu juga air, kami minum sedikit saja agar tidak habis. Untung ada kapal nelayan asal Sibolga yang lewat, kami minta tolong dan ditarik ke lokasi mercusuar, pulau karang panjang,” tutur Yanus.

Setelang mengalami kejadian tersebut, Yanus mengatakan jika dia tidak kapok dan akan terus melaut untuk menafkahi keluarganya. Karena menurut Yanus, dia tidak bisa bekerja di darat, dan hanya paham bekerja sebagai nelayan atau nakhoda kapal ikan.

Kepala tim nelayan yang melakukan pencarian Safril Halawa yang ditemui di lokasi yang sama menuturkan, kapal dan nelayan yang hilang mereka temukan di Pulau Karang Panjang, Nias Selatan, Kamis (26/1) sekitar pukul 17.00 wib. Kelima rekan mereka tersebut ditemukan dalam keadaan sehat tanpa mengalami luka, dan kapal mereka kemudian ditarik ke Kota Gunungsitoli.

Kepala Desa Sifalaete Ulu Syukur Niaman Telaumbanua yang ikut menyambut warga desanya yang sempat dinyatakan hilang mengucapkan terima kasih kepada media dan nelayan yang ikut membantu, sehingga kelima warga desanya bisa kembali dengan selamat.

Dia juga berharap kejadian yang dialami warga desanya bisa menggugah pemerintah untuk dapat peduli dan tanggap apabila ada warga yang hilang, seperti yang telah dialami kelima warganya.

Kepada warganya yang bekerja sebagai nelayan, dia mengimbau agar lebih teliti dan melakukan persiapan lebih matang sebelum berangkat melaut, sehingga mereka tidak mengalami kejadian yang dialami Yanus Setiawan Telaumbanua alias Ama Rasti, Yarima Telaumbanua, Berkat Lase, Yaris Lase dan Ama Juli.

Pada berita sebelumnya, telah diberitahu jika kelima nelayan yang sempat dinyatakan hilang tersebut berangkat dari Kota Gunungsitoli, Senin (16/1) untuk memancing diperairan sekitar Pulau Pini, Kabupaten Nias Selatan.

Mereka sempat berpapasan dengan sesama nelayan asal Gunungsitoli, Rabu (18/1) dan hilang kontak sejak, Kamis (19/1). Tim Pos Sar Nias bersama dengan nelayan melakukan pencarian, dan setelah 10 hari terombang ambing di laut, kelimanya ditemukan selamat.(al/ss-gs)

Lihat Juga

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Karo Tahun 2020

Kabanjahe | suarasumut.com  –  Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH membuka secara resmi FORUM KONSULTASI PUBLIK …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.