Beranda ›› Foto & Video ›› Laporan Tak Digubris, Nelayan Tradisional “Seruduk” Pos Airud Leidong

Laporan Tak Digubris, Nelayan Tradisional “Seruduk” Pos Airud Leidong

Kualuhleidong, suarasumut.com – Akibat tak ditanggapinya setiap laporan mereka, kelompok nelayan tradisional Kualuh Leidong melakukan aksi protes terhadap Pol Airud Pos Leidong Polres Labuhanbatu.

Aksi protes yang dilakukan para nelayan tradisional ini menyangkut masih beroperasinya Pukat Trawls(Tarik Dua)diperairan pantai sebelah timur Kecamatan Kualuh Leidong tempat para nelayan mencari ikan. Dalam aksi protesnya, Rabu (15/4) para nelayan ini membawa Pukat Trawls yang dilarang sebagai bukti supaya para penegak hukum tahu bahwa Pukat Trawls masih beroperasi.

Para nelayan meminta supaya Laporan Pengaduan yang sudah dilaporkan ke Pol Airud Pos Leidong supaya segera ditanggapi. Dalam laporannya, meminta penegak hukum menindak tegas para pelaku yang selama ini menggunakan Pukat Trawls sebagai alat untuk mencari ikan. Sementara diketahui bahwa pemakaian Pukat Trawls telah melakukan tindak pidana illegal Fishing dan sudah melanggar Permen No.2 Tahun 2015.

Pak Samiun, merupakan nelayan tradisional Kecamatan Kualuh Leidong kepada suara sumut.com menuturkan kalau aksi mereka melakukan swiping dilaut sudah kedua kalinya. “Sampai kami sudah menyerahkan surat permohonan untuk perlindungan hukum supaya kapal Pukat Trawls bisa ditertibkan di Wilayah Perairan Republik Indonesia karena sudah dijelaskan kalau melakukan alat tangkap berupa pukat trawls sudah jelas dilarang oleh Peraturan Menteri No 02 Tahun 2015,”tuturnya.

“Selain kami melakukan aksi pengamanan alat tangkap pukat trawls, kami dengan resmi melakukan laporan kepada pihak penegak hukum diwilayah laut seperti Pol Airud, agar apabila ada telihat lagi pukat trawls diperairan Kecamatan Kualuh Leidong kami bisa bertindak dan melakukan upaya hukum untuk membuat efek jera kepada mereka,”jelas Samiun

Komandan Pos Pol Airud Leidong Aiptu Jaya Syahputra ketika di konfirmasi wartawan suara sumut.com via seluler, membenarkan kejadian tersebut. ”Menjelaskan kalau saya sudah menerima laporan mereka dan penyerahan alat bukti berupa pukatnya, itu pun udah saya laporkan ke pimpinan Kasat POL Airud AKP Edwar.S supaya bagaimana kelanjutanya kerna sayakan masih punya atasan,”papar Aiptu Jaya.(hs/ss/lu)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.