Beranda ›› Headline ›› Kuasa Hukum EM Sebut Kliennya Hanya Tumbal Atas Kasus Korupsi Kapal

Kuasa Hukum EM Sebut Kliennya Hanya Tumbal Atas Kasus Korupsi Kapal

Rantauprapat, suarasumut.com – Pengacara hukum (Prodeo) Oston Gultom dan Erwinsyah Manurung, Kartoyo SH
membenarkan jika kliennya buta huruf. Terbukti, ketika dirinya menyodorkan dakwaan yang diberikan.

“Sewaktu saya berikan dakwaannya, tersangka EM tidak mengetahui apa-apa dan tidak bisa membacanya,”kata Kartoyo saat dihubungi Wartawan melalui selulernya, Selasa (28/7).

Menurut Kartoyo, Erwinsyah Manurung hanya mengingat seorang rekannya bernama “M” menyodorkan berkas untuk ditandatangani, dan tidak tahu menahu berkas itu untuk apa. “Pada saat itu Erwin disodorkan berkas dan sejumlah uang Rp 50 ribu dan untuk kedua kalinya ditawarkan sejumlah uang Rp 300 ribu s/d Rp 500 ribu, untuk menandatangani cek kosong di Bank Sumut Rantauprapat,”sebut Kartoyo.

Kartoyo mengungkapkan, jika kliennya tersebut tidak pernah diberikan uang sebanyak atas dugaan korupsi itu karena kerjanya yang serabutan dan terkadang menarik becak, lalu menuruti saja permintaan “M” untuk menandatangani sejumlah berkas dan cek kosong.

“Dia adalah korban, kasus ini sengaja dipaksakan, karena Erwin tidak tepat dijadikan tersangka dan aktornya masih ada yang lain”, katanya melalui telepon.

Diwaktu yang sama, adik kandung tersangka Erwinsyah Manurung-Kocik Manurung menjelaskan jika kakaknya tidak bersalah. Kata dia, kakaknya hanya korban tumbal kasus korupsi. “Kakak saya tidak bersalah dia hanya tumbal,”katanya.

Kocik menjelaskan, kakaknya anak ke-2 dari 7 (tujuh) bersaudara, kerja serabutan seperti buruh angkut bongkar muat dan tukang becak di Pekan Lama. Selain itu, kata Kocik, istrinya tengah hamil 7 (tujuh) bulan dan kakaknya tersebut tidak dapat membaca dan menulis,”sebut adiknya.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.