Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Konsumen ITC Rantauprapat Ngeluh, Baru Sebulan Nuggak Motor Nasabah Ancam Ditarik

Konsumen ITC Rantauprapat Ngeluh, Baru Sebulan Nuggak Motor Nasabah Ancam Ditarik

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Salah seorang Konsumen PT.Internusa Tribuana Citra Multi Finance (ITC FINANCE) yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Rantauprapat ‘Ngeluh’dengan prilaku PT tersebut.

Pasalnya baru sebulan menuggaknya sepeda motor Konsumen bernama Sandra Putriana warga Jalan Asam Jawa, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu pihak dari perusahan tersebut mengancam ingin menarikannya.

“Ngeri kali Bang,baru sebulan saja sepeda motor Scoopy ku nunggak mereka terus mengancam ingin menariknya. Siapa yang tidak terkejut seperti itu,”keluhnya.

“Parahnya lagi, terkadang dalam pengancaman yang dilakukan mereka yang ingin menarik sepeda motor yang baru nuggak sebulan main masuk-masuk kerumah saja,”kata Sandra Putriana, Sabtu (27/1/2018) pada Wartawan.

Masih kata pengusaha nasi Padang ini, dengan tertunggkanya sepeda motornya itu hanya satu bulan pihak PT tersebut mengancam akan menarik pada tanggal 31 Januari 2018. Padahal niat untuk membayar selaku konsumen masih dia jalankan sebagai mana mestinya.

“Usaha pasti ada pasang surutnya, bukan kita tak mau bayar bang.kalau kita ngak mau bayar tidak mungkin sudah angsuran yang ke sembilan sepeda motor saya, tapi baru sebulan saja sudah ada peringatan, itu pun tanpa pemberian SP 1 dan 2,”keluh Sandra.

Ditambahkannya, dengan keluhannya yang dimuat dimedia ini, kiranya pejabat tinggi di ITC itu dapat mengerti keluhan konsumennya ini.

“Seakan jadi efek jera mengambil sepeda motor dipembiaayan PT ITC itu bah,”pungkas Sandra.(ab/ss-lb)

Lihat Juga

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Karo Tahun 2020

Kabanjahe | suarasumut.com  –  Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH membuka secara resmi FORUM KONSULTASI PUBLIK …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.