Beranda ›› Headline ›› Kibuskan Mandor Saat Pesta Sabu, Elianto Dibacok Dengan Sangkur

Kibuskan Mandor Saat Pesta Sabu, Elianto Dibacok Dengan Sangkur

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Tidak senang dikibuskan saat pesta sabu , Bambang Girwanto alias Giri (60) yang bekerja sebagai Mandor deres di Kebun PTPN 3 Janji Rantauprapat bersama adiknya berniat menghabisi hidup teman se desanya sendiri yakni Elianto Tanjung (51) warga Dusun Purba Tua Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat, Elianto Tanjung (51), Minggu (22/5).

Namun beruntung Elianto sempat melakukan perlawanan dan menangkis serangan yang membabi buta tersebut. Akibatnya, Elianto mengalami luka yang cukup serius sehingga harus menginap di Rumah Sakit Aliza Aziz di Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat karena mengalami luka tikam dibagian dada sebelah kanan, lengan kanan hampir putus dan luka bacokan di kaki kanan.

Menurut penuturan Elianto kepada awak media ini di ruang Mawar 3 RSU Eliza Aziz menceritakan, Selasa (24/5) Pelaku yang teman se desanya itu diduga dendam terhadap dirinya. Kejadian itu diawali, pada hari Jumat sore (20/5), dirinya diajak oleh salah seorang petugas polisi yang diperbantukan di Kebun PTPN 3  Janji untuk menemani memantau lokasi kebun.

Pada saat keliling, keduanya melihat ada empat orang yang mencurigakan terlihat sedang berada dilokasi kebun. Merasa curiga, keduanya mengendap mendekati keempat orang diduga sebagai maling, namun setelah dekat dengan keempat orang itu, mereka tidak melihat adanya maling, namun melihat mandor kebun bersama tiga orang rekannya sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Melihat ada petugas datang, ke empatnya berlari berpencar ditengah kebun karet PTPN 3 Janji menghindari petugas.

Mungkin, dari kejadian itu, Mandor Kebun Bambang Girwanto alias Giri tidak senang dan dendam. Dua hari sesudah kejadian itu, terjadilah penganiayaan yang mengarah kepada percobaan pembunuhan terhadap korban. Saat itu korban baru saja keluar dari rumahya dengan mengenderai sepeda motor, secara tiba tiba, entah dari mana datangnya, pelaku dengan sepeda motornya memepet korban sampai terjatuh.

Korban belum sadar apa yang terjadi, tanpa basa basi, pelaku lalu menghunjamkan senjata tajamnya kearah dada korban berkali kali, yang dibantu salah seorang adik pelaku dengan menebaskan parang yang sudah disiapkan kearah kaki korban. Beruntung korban selamat karena dipisah oleh warga yang melihat percobaan pembunuhan itu.

Malam itu juga, Samina isteri korban melaporkan kejadian yang dialami oleh suaminya ke Polres labuhanbatu dengan bukti laporan bernomor: STPLP/937/V/2016/SU/RES-LBH tertanggal 22 mei 2016 pukul 18.30. namun di STPLK tersebut dituliskan bahwa pelapor melaporkan , tentang secara bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang atau penganiyaan sesuai dengan pasal 170 Jo 351 KUHPidana. Surat itu ditanda tangani oleh Kanit SPK “B” Aiptu S.Suheri.(ta/ss-lb)

Lihat Juga

Sholat Idul Adha 1440. H/2019, Lapangan SB3 Kotapinang, Dipadati Ribuan Umat Muslim

Labusel | suarasumut.com  –  Ribuan Ummat islam memadati lapangan SBBBK Kotapinang melaksanakan Sholat sunnah Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.