Beranda ›› Foto & Video ›› Ketua KPU Kabupaten Nias : Media Adalah Mitra Untuk Membangun Kesadaran Berpolitik

Ketua KPU Kabupaten Nias : Media Adalah Mitra Untuk Membangun Kesadaran Berpolitik

Gunungsitoli | suarasumut.com — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nias melihat media sebagai mitra dalam membangun kesadaran berpolitik, dan memberi penjelasan politik kepada warga yang tidak mampu dilakukan KPUD Kabupaten Nias.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nias yang akan digelar tanggal 9 Desember 2015 di Kabupaten Nias dipastikan berjalan bersih tanpa rekayasa, karena tertutup peluang bagi pihak pihak tertentu melakukan rekayasa.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Nias Abineri Gulo dalam sambutannya saat membuka workshop “Peran Strategi Media Mendorong Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nias tahun 2015”, di Museum Pusaka Nias, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Rabu (11/11).

Pada workshop yang dipandu nara sumber Apolonius Lase dari harian Kompas, Abineri Gulo tidak lupa memberikan apresiasi atas kesediaan media dalam menghadiri undangan KPU Kabupaten Nias mengikuti workshop.

Dia mengakui, kekuasaan media sangat dominan, dan menganggap tidak ada sesuatu yang tidak diketahui media. Sehingga, dia melihat media sebagai mitra yang dapat membangun kesadaran politik dan penjelasan politik kepada warga yang tidak dapat dilakukan KPU.

Target Partisipasi Pemilih 80 %

Ketua KPU Kabupaten Nias mengungkapkan, target partisipasi pemilih oleh KPU Kabupaten Nias pada pilkada mendatang adalah 80 persen. Untuk mencapai angka tersebut, KPU Kabupaten Nias mengajak media menjadikan isu pilkada Kabupaten Nias menjadi isu media.

“Pilar demokrasi yang paling dipercaya penyelenggara saat ini adalah media. Kami mengajak seluruh media yang ada di Kabupaten Nias untuk menjadikan isu pilkada Kabupaten Nias menjadi isu media,” ajak Abineri.

Dia yakin, media yang hadir pada workshop adalah media yang dapat membangun image pilkada yang ramah dan tidak menakutkan. KPU Kabupaten Nias bekerja dengan integritas, tetapi tidak ada yang bisa meyakinkan publik jika KPU Kabupaten Nias tidak akan membuka peluang rekayasa pada pilkada Kabupaten Nias.

“Era pemilihan saat ini di Kabupaten Nias menjadi era menutup peluang rekayasa, sebab pada pilkada, kita akan susun C1, kemudian kita scan untuk jadi dokumen elektronik, lalu kita update ke publik. Sami yakinkan, pemilihan saat ini tidak ada peluang untuk melakukan rekayasa, walau saya tahu, melakukan ini penuh tantangan, karena orang yang berkepentingan pasti tidak mau kepentingannya terganggu,” tegas Abineri.

Ditempat yang sama, nara sumber Apolonius Lase dalam paparannya memberitahu, arti kebebasan pers adalah pers bebas melaksanakan tugas tugasnya dengan rambu rambu. Namun, saat ini menurut dia, banyak pers yang salah kaprah.(ih/ss/ni)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.