Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Ketua JPKP Minta Surat Edaran Walikota Dikaji Ulang
Foto : Ketua JPKP Kota Gunungsitoli
Foto : Ketua JPKP Kota Gunungsitoli

Ketua JPKP Minta Surat Edaran Walikota Dikaji Ulang

Gunungsitoli | suarasumut.com  – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kota Gunungsitoli meminta surat edaran Walikota Gunungsitoli yang mewajibkan Guru Kontrak Daerah (GKD) mengundurkan diri apabila mendaftar sebagai bakal calon kepala desa dikaji ulang.

“Bukan alasan kuat atau indikator GKD tidak fokus mengajar jika maju atau mendaftar sebagai bakal calon kepala desa di Kota Gunungsitoli,”ucap Ketua JPKP Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara Imansius Telaumbanua, Senin 29/10).

Menurut Imansius, masa tahapan pemilihan kepala desa tidak ada yang menguras tenaga dan pikiran GKD yang maju sebagai balon kades, karena sebagian besar tahapan Pilkades dilaksanakan pada sore hari.

“Emangnya GKD jam mengajar berapa lama, mengapa sampai terganggu jika mendaftar sebagai balon kades, dan setahu saya jam mengajar GKD terbatas dan bukan seharian,”ucapnya.

Dia mengungkapkan, Panitia Pilkades bahkan ada yang bekerja sebagai Dosen, Guru dan Kepala Sekolah.

“Seharusnya yang lebih terganggu menurut saya adalah para panitia tersebut dan bukan GKD yang mendaftar sebagai balon kades, sebab durasi kegiatan sekolah hanya mulai pukul 08.00 wib sampai 14.00 wib,”tuturnya.

Dia mengungkapkan jika jabatan GKD bukan jabatan publik, dan GKD juga punya hak untuk ikut berkompetisi untuk dipilih sebagai kepala desa, sebab dalam UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan Perda Nomor 5 tahun 2018, serta Perwal 53 tahun 2018 tentang Pilkdes tidak ada disebutkan GKD.

“Lebih elok Jika di desa dilahirkan kades yg berbudi pekerti, berakhlak mulia dari seorang pendidik yang sudah terlatih dalam pemberdayaan manusia sehingga kedepan desa semakin maju dan berdaya saing dan kita sepakat dan setuju jika setelah terpilih menjadi kepala desa, baru GKD Mundur dan berhenti dengan hormat,”terangnya.(ih/ss-gs)

Lihat Juga

STMIK Kaputama Adakan Workshop Kurikulum KKNI Untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan

Binjai | suarasumut.com  –  STMIK Kaputama menggelar workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.