Beranda ›› Foto & Video ›› Ketua DPRD, Dahlan Bukhori Cs Ditantang Wartawan Lapor Ke Polres Labuhanbatu

Ketua DPRD, Dahlan Bukhori Cs Ditantang Wartawan Lapor Ke Polres Labuhanbatu

Rantauprapat, suarsumut.com – Wartawan di Kabupaten Labuhanbatu tantang Ketua DPRD, Dahlan Bukhori Cs untuk melapor ke Polres Labuhanbatu atas fitnah yang dirasakannya. Pasalnya, Dahlan Bukhori Cs menuding media online dan cetak telah memuat pemberitaan bohong dan fitnah serta melakukan kekerasan psikologis terhadap mereka atas pemberitaan isu dan dugaan suap Rp700 juta.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com hingga, Senin (22/12), pemberitaan isu dan dugaan suap Rp700 juta untuk memuluskan PAPBD T.A 2014, Ketua DPRD Labuhanbatu, Dahlan Bukhori Cs menuding media online dan cetak memuat berita bohong dan fitnah. Tudingan tersebut disampaikan Dahlan Bukhori Cs melalui satu media cetak terbitan Pematang Siantar.

Tak pelak, para awak media online dan cetak di Kabupaten Labuhanbatu menantang Dahlan Bukhori Cs melaporkan permasalahan tersebut kepada penyelidik Polres Labuhanbatu. Menurut para awak media yang berkumpul saat itu di Lapangan Ika Bina, peliputan yang dilakukan sesuai fakta bukan rekayasa. “Silahkan bung Dahlan Cs melapor ke penyelidik Polres Labuhanbatu jika mereka merasa difitnah atas berita yang dimuat media online maupun cetak. Jika mereka (Dahlan Cs,red) tidak melapor, wartawan dapat melaporkan anggota DPRD telah melakukan fitnah karena menuduh media online dan cetak memuat berita fitnah dan bohong tanpa menggunakan azas praduga tak bersalah,” kata wartawan media online, Jimmi Panjaitan.

Menurut Jimmi Panjaitan, selain statemen Dahlan Bukhori, Wakil Ketua DPRD, Gunawan Hutabarat juga melontarkan tudingan pemberitaan yang dimuat media online dan cetak bersifat fitnah. Tudingan Gunawan Hutabarat itu, Lanjut Jimmi Panjaitan, bersamaan dengan tudingan Dahlan Bukhori yang dimuat oleh salahsatu media cetak terbitan Pematang Siantar. “Dengan dasar pemahaman berita yang dimuat tidak didukung dengan data yang akurat, Gunawan Hutabarat menuding berita yang dimuat oleh media online dan cetak terkait pemberitaan isu dan dugaan suap Rp700 juta, bersifat fitnah. Statemen itu menunjukan Gunawan Hutabarat seolah-olah menyamakan fungsi dan peranan Pres dengan penyelidik dan penyidik,” sebut Jimmi Panjaitan yang saat itu sedang berkumpul disekitaran Kantor Polres Labuhanbatu.

Sedangkan, Wakil Ketua DPRD, Hj Meika Rianti Siregar juga menuding pemberitaan yang dimuat media online dan cetak terkait isu tersebut sudah melakukan pencemaran nama baik seluruh anggota DPRD Labuhanbatu. Dalam hal ini Jimmi Panjaitan beranggapan, para pimpinan DPRD Labuhanbatu itu seolah-olah ingin mensugesti masyarakat untuk tidak percaya lagi terhadap Pers. “Satatemen-statemen yang dilontarkan menjurus kepada sugesti kepada masyarakat bahwa Pers di Labuhanbatu melakukan fungsi dan peran pembohongan public. Ini tidak bisa bisa ditolerir sosok pimpinan DPRD tidak memahami fungsi dan peranan Pers,” jelas Jimmi Panjaitan.

Terkait tantangan wartawan tersebut, Ketua DPRD Labuhanbatu, Dahlan Bukhori belum berhasil dimintai tanggapan. Dahlan Bukhori yang dikonfirmasi melalui via short massage service (SMS), tak kunjung membalas hingga berita ini dikirim ke mejadi redaksi. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Tingkatkan Produksi Minyak, Pertamina Disarankan Fokus Kegiatan WOWS

JAKARTA | suarasumut.com  –  Menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.