Beranda ›› Foto & Video ›› KETUA API LABURA LAPORKAN DANA BANSOS PENATAAN SARANA USAHA PKL

KETUA API LABURA LAPORKAN DANA BANSOS PENATAAN SARANA USAHA PKL

Aek Kanopan,suarasumut.com – Sesuai dengan visi dan misi Aliansi Penyelamatan Indonesia ( API ) untuk mewujudkan mekanisme suksesi yang menghasilkan kepemimpinan aspiratif , berwibawa, disiplin dan tidak cacat hukum dalam menyelesaikan krisis tanpa mengorbankan masyarakat.Dalam hal ini Aliansi Penyelamatan Indonesia ( API ) Labura dengan nomor surat No .014/ API –LBU / III /2014 melaporkan dugaan KKN ke Kapolres Labuhan batu dan ke Kejaksaan Labuhan batu dalam pekerjaan Program Bantuan Sosial Penataan Sarana Usaha Pedagang Kaki Lima tahun anggaran 2013 sebanyak 50 PKL dengan nilai Rp.375 juta yang terletak di Jalan lintas Sumatera persisnya di Kecamatan Aek Natas.

Informasi yang diterima suarasumut.com dari ketua API Labura Dansen Halomoan Simarmata adanya kejanggalan dalam pengerjaan yang tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan, karena telah mengurangi volume pekerjaan.
Menindaklanjuti hal tersebut tim media melaksanakan konfirmasi dengan Guntoro S Rambe selaku pegawai Dinas Koperasi Kabupaten Labuhanbatu Utara. Guntoro mengatakan “ seharusnya kios PKL dibangun 30 unit dengan ukuran L4x P7, sementara yang dikerjakan Koperasi Andalan ukuran 3 x 3 itu pun sudah habis masa pengerjaannya, itu pun tidak siap dibuat koperasi itu,” ujar Guntoro . Terkait lahan yang digunakan adalah Lahan tanah Negara karena letaknya di DMJ Guntoro mengatakan bahwa sudah memiliki izin resmi, saat diminta untuk menunjukkan ke absahan izin dari pemakaian DMJ, Guntoro malah mengelak dengan alasan tidak boleh di perlihatkan sehingga kuat dugaan bahwa izin pemakaian DMJ belum ada.

Dengan keterangan yang berbeda diterima dari Maruli Rajaguguk selaku pengurus Koperasi Produsen Andalan. Maruli mengatakan “ kios seharusnya dibangun 50 unit dengan ukuran di bestek P 3m x L 3m tetapi Guntoro meminta agar ukuran yang ada pada bestek diubah pekerjaannya menjadi P 7m x L 4m, jadi mau gimana lagi mau mengerjakannya kalau kita turuti sesuai permintaannya,” terang Maruli.

“ Sementara yang mau dibangun 50 unit dengan ukuran yang berbeda dengan bestek, kalau dihitung hitung tidak cukup anggarannya membangunnya, belum lagi dalam pengurusan pekerjaan saya ( maruli =red ) telah memberikan uang sekitar Rp. 40 juta,” dengan nada kesal. ( ds/ss/ak )

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.