Beranda ›› Headline ›› Kejari Janji, Kasus Korupsi Sekwan Labura Tahun Ini Akan Selesai

Kejari Janji, Kasus Korupsi Sekwan Labura Tahun Ini Akan Selesai

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Kasus Korupsi perjalanan dinas Sekretaris Dewan Labuhanbatu Utara (Labura) yang melibatkan tersangka APL akan berakhir tahun ini juga. Sebab tahun ini juga BPKP sumut bakal memberikan penghitugan kerugian negara itu pada Kejari Rantauprapat.

“Untuk kasus perjalanan dinas Sekwan Labura, tahun ini juga akan segera selesai,setelah adanya hasil penghitungan kerugian Negara dari BPKP, kita akan tahan tersangka itu,”kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) saat ditemui suarasumut.com di kantor Kejari Rantauprapat, Kamis (1/10) sekitar pukul 15.20 Wib.

Dikatakannya, meski APL sudah ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya masih ingin memperoleh hasil penghitungan BPKP, sebab jika dilimpahkan kepersidangan mempunyai alat bukti yang kuat.

“Sebenarnya kita juga bisa menghitung kerugian hal itu. Tapi kita lebih meyakini sebagaimana kinerja BPKP.Sabar sajalah mas pasti tahun ini juganya kasusnya itu selesai,”Bilang

Ditambahkannya, atas desakan para social control agar menyelesaikan kasus tersebut membuat pihaknya semangkin giat dalam memberantas korupsi, karena dengan didesaknya seperti itu pihaknya semangkin gesit untuk menghajar yang namanya korupsi.

“Makasih atas desakannya, yang pasti tahun ini akan segera clear,”terangnya.

Berita sebelumnya, terhitung telah delapan bulan, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) AP telah menyandang status tersangka kasus korupsi perjalanan Dinas tahun 2013 senilai Rp1,1 milar. Ia ditetapkan menjadi tersangka awal bulan januari 2015, hingga kini AP belum juga ditahan oleh Pihak Kejari Rantauprapat.

“Statusnya masih tersangka mas, kita masih menunggu hasil audit BPKP,” kata Kasi Intel Kejari Rantauprapat Erfan Efendi YA ketika ditanya perkembangan kasus korupsi perjalanan dinas di DPRD Labura, Selasa (25/8).

Menurutnya, lamanya penahanan AP dalam kasus tersebut dikarenakan banyaknya item yang harus dihitung oleh BPKP Provinsi. “Banyak item-item yang harus dihitung. Soalnya anggaran perjalanan dinas. Jadi, kita harus bersabar menunggu audit BPKP Provinsi agar kita tidak salah melangkah,”terangnya.

Meski Begitu, Erfan berjanji pihaknya akan terus melakukan upaya percepatan penanganan kasus korupsi perjalanan dinas tersebut.“Rekan-rekan harus bersabar, kalau sudah waktunya pasti kita beritahukan. Yang jelas kita Kejari Rantauprapat komit memberantas kasus korupsi ini,”tandasnya.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.