Beranda ›› Foto & Video ›› Terkait Kasus Korupsi Di DPRD Kota Gunungsitoli, Mahasiswa Demo Kejari Gunungsitoli

Terkait Kasus Korupsi Di DPRD Kota Gunungsitoli, Mahasiswa Demo Kejari Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com  —  Terkait kasus korupsi di DPRD Kota Gunungsitoli yang telah menetapkan bendahara setwan Firman Harefa dan setwan Sorayana Zebua sebagai tersangka, sejumlah mahasiswa yang bergabung dalam Barisan Masyarakat dan Mahasiswa Kepulauan Nias (Bammakor-Kepnis) melakukan unjukrasa di kantor Kejari Gunungsitoli untuk memberikan dukungan.

Mahasiswa melakukan unjukrasa dengan berorasi di depan kantor Kejari Gunungsitoli, Jalan Soekarno, Kota Gunungsitoli, Rabu (13/8/2014) meminta kejari Gunungsitoli mengusut tuntas kasus korupsi yang telah menetapkan Firman Harefa dan Sorayana Zebua sebagai tersangka.

Mereka juga meminta Kejari dalam orasinya untuk menangkap dan memenjarakan oknum oknum yang diduga ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana setwan DPRD Kota Gunungsitoli tahun 2012 tersebut, karena telah merugikan negara sebesar Rp 1,8 milliar.

Kejari juga diminta untuk bersikap tegas dan adil, serta tidak tebang pilih dalam proses penyidikan, karena mereka terus mengawal dan terus turun ke jalan sampai kasus tersebut tuntas.

Kapidsus Junius Zega yang menerima para mahasiswa sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan dan dia berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut, serta tidak tebang pilih dalam melakukan penyidikan.

Kepada wartawan, kapidsus juga memberitahu jika hingga saat ini baru dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni mantan bendahara Firman Harefa dan manatan setwan Sorayana Zebua.(sp/ss/gs)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.