Beranda ›› Headline ›› Kasi Intel Tak Ngantor, Akses Informasi Korupsi Tertutup

Kasi Intel Tak Ngantor, Akses Informasi Korupsi Tertutup

Rantauprapat, suarasumut.com – Dalam sepekan terakhir, kinerja aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) Rantauprapat menjadi buah bibir ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Labuhanbatu. Pasalnya, dalam kurun waktu sepekan terakhir, pihak Kejari Rantauprapat telah menangani 2 perkara dugaan korupsi bahkan 1 diantara tersangka telah ditangkap dan ditahan.

Ironisnya, informasi penanganan 2 perkara dugaan korupsi yang saat ini sedang ditangani oleh penyelidik dan penyidik Kejari Rantauprapat itu terkesan ditutup-tutupi dan terbatas. Kedua kasus tersebut yakni, dana hibah Pilkadasu tahun 2013 sebesar Rp7,2 Milyar melibatkan Bendahara KPU Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Yusnidar.

Sedangkan kasus lainnya yakni, dana DAK pengadaan Kapal dan sampan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Pemkab Labuhanbatu. Terkait kasus di Diskanla, besaran dana yang digunakan dan rencana untuk pemeriksaan Nirwan Latif Siregar selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan juga mantan Kepala Diskanla saat itu juga belum terekspose ke public.

Lebih ironis lagi, dikala penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rantauprapat yang hendak dikonfirmasi di kantornya malah terbengkalai lantaran Kasi Intel AP Frianto Naibaho tidak masuk kantor. Anehnya, sebanyak 2 orang wartawan dari Medan malah bisa bertamu dengan Kepala Kejari, Hermon Dekristo SH MH sekalipun Kasi Intel tidak masuk kantor. “Besoklah abang datang, Kajari (kepala Kejari) ada tamunya. Kasi Intel gak masuk hari ini,” kata Endang, staf Kasi Intel, AP Frianto saat disebutkan untuk bertamu dengan Kepala Kejari dan Kasipidsus, Senin (15/12).

Sebagaiman telah diberitakan sebelumnya, Ketua LSM Suara Informasi Korupsi Angaran Pemerintah (SIKAP) Kabupaten Labuhanbatu, Fendry Nababan menilai,Kejari Rantauprapat sudah menggeliat dan terbangun dari tidur panjangnya. Karena menurut Fendry Nababan, selama ini kejari Rantauprapat seperti gak mau tau dengan banyaknya dugaan korupsi di Labuhanbatu raya ini.

Fendry Nababan mendesak penyelidik Nirwan Latif Siregar diperiksa soal dugaan korupsi pengadaan kapal selaku orang yang paling bertanggung jawab atas proyek dimaksud. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Wakil Bupati Labusel Lepas Pawai Takbir Kendaraan Hias Idul Adha 1440 H/2019 M

Labusel | suarasumut.com –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengelar Pawai Takbir Hari Raya Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.