Beranda ›› Foto & Video ›› Kasatpol-PP, Satpol-PP Kota Gunungsitoli Butuh Tambahan Personil

Kasatpol-PP, Satpol-PP Kota Gunungsitoli Butuh Tambahan Personil

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com  —  Plt.Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Gunungsitoli Irama Kharisma Zebua, SE mengatakan, Satpol-PP Kota Gunungsitoli butuh penambahan personil. Tujuannya, supaya Satpol-PP Kota Gunungsitoli dapat melaksanakan tugas menegakkan peraturan daerah (perda) serta melakukan penertiban dan pengamanan di Kota Gunungsitoli lebih efektif.

Hal tersebut disampaikan Irama yang didampingi Kasi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol-PP kepada sejumlah wartawan di kantor Satpol-PP Kota Gunungsitoli, jalan Sutomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (21/8).

Menurut Irama, saat ini personil Satpol-PP Kota Gunungsitoli bersama dia dan empat kepala bidang ada sejumlah 81 orang, dimana 38 personil dari PNS dan 43 personil dari jasa bantuan.

Ironisnya menurut dia, dari 81 personil tersebut sejumlah 12 orang ditugaskan menjaga rumah Walikota Gunungsitoli, 11 orang di rumah Wakil Walikota Gunungsitoli, 8 orang di rumah Sekda, 6 orang di kantor Walikota Gunungsitoli, 8 orang di Jalan Sudirman dan 8 orang di Jalan Lagundri dekat Pasar Ya’ahowu.

Dari jumlah tersebut ungkap Irama, sudah sangat jauh jumlahnya dari peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 tahun 2012, dimana sesuai penghitungan luas wilayah Kota Gunungsitoli, jumlah penduduk Kota Gunungsitoli serta besarnya APBD Kota Gunungsitoli, efektifnya jumlah personil Satpol-PP Kota Gunungsitoli dari PNS adalah sebanyak 251 orang.

Namun untuk itu, dia berharap ada penambahan personil Satpol-PP kedepan dan memberitahu jika telah mengajukan penambahan jumlah personil Jasa Bantuan pada P-APBD Kota Gunungsitoli tahun 2014 sebanyak 23 orang dan berharap jumlah tersebut tidak dikurangi pada tahun 2015 mendatang.

Selain kekurangan personil, Irama juga mengeluhkan kurangnya sarana dan prasaran di Satpo-PP Kota Gunungsitoli, sebab dalam melaksanakan tugas penertiban dan penegakkan perda, mereka sering kewalahan dan tidak bisa bertindak sesuai standart operasional prosedur (SOP).

Saat ini yang dimiliki menurut dia hanya berupa satu unit mobil Pik-Up, sedangkan sesuai peraturan Wali Kota Gunungsitoli nomor 14 tahun 2014, mereka harus memiliki tameng serta kelengkapannya, senjata peluru gas, semprotan gas, alat kejut listrik, peralatan kebencanaan, kendaraan mini bus, kendaraan Patwal/Foreder.(sp/ss/gs)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.