Beranda ›› Foto & Video ›› Kapus Teluk Panji Lakukan Pungli Pada Tenaga Kontrak

Kapus Teluk Panji Lakukan Pungli Pada Tenaga Kontrak

Labusel, suarasumut.com – Kepala Puskesmas (Kapus)Teluk Panji diduga lakukan pengutipan liar (pungli) terhadap para Tenaga Kontrak Unit Pelayanan Terpadu Dinas (UPTD) Kesehatan Puskesmas Desa Teluk Panji. Para tenaga kontrak minta keadilan kepada intansi terkait atas pungli yang dilakukan Kapus terhadap mereka.

Hal ini sudah pernah dilaporkan namun hasilnya belum ada realisasi laporan tersebut. Informasinya Kapus Teluk Panji, UR bolak balik dipanggil dinas kesehatan, akibat ulah dan tingkah lakunya yang sewenang-wenang terhadap Para tenaga kontrak.

Menurut sumber yang layak dipercaya menjelaskan, sebelum adanya surat pemutusan kerja terhadap TK, Kapus Teluk Panji sudah melakukan pengutipan dana biaya untuk perpanjangan tenaga kontrak sebesar RP.3 juta terhadap tenaga kontrak yang bekerja hampir lebih kurang 3 tahun bahkan ada yang sudah bekerja sampai empat tahun.

Dengan adanya pungli yang dilakukan Kapus tersebut, kami para tenaga kontrak yang masih menginginkan bekerja, terpaksa harus membayar dikarenakan kami melakukan pengabdian pada masyarakat yang perlu bantuan kami, memang kami akui bukti pembayaran/kwitangsi untuk perpanjangan kontrak itu kami tidak punya tetapi kami pada saat Kapus itu bicara tentang perpanjangan kontrak kami ada empat orang di ruangan kerjanya, tetapi satu orang di antara kami tidak mau berkomentar,terang salah seorang tenaga kontrak.

Dikatakannya, kami ada tiga orang yang berani melaporkan pungli yang dilakukan oleh Kapus, lagi setelah terkuaknya permasalahan ini sehingga menjadi pembicaraan hangat dikantor pemerintahan Kabupaten labuhanbatu Selatan (Sekdakab).

Bupati H. Wildan Aswan Tanjung SH, MM pernah menyampaikan menekankan kepada seluruh Kepala Dinas, Kepala Badan dan Kepala Kantor saat melakukan senam pagi dilapangan MHB beberapa bulan yang lalu mengatakan,”tidak dibenarkan ada pengutipan biaya apa pun untuk perpanjangan tenaga kontrak, apa bila saya temui atau mendengar ada pengutipan saya akan tindak dan proses kepala dinas/intansi tersebut, yang melakukan pengutipan” ucapnya saat itu.

Permasalahan pengutipan sudah pernah terbit di salah satu media terbitan medan dengan nara sumber yang sama berinisial SPP (14/08)lalu mengatakan,” pengutipan dana rutin dilakukan setiap tahun untuk perpanjangan kontrak walaupun nominal berpariasi disetiap tenaga kontrak, mungkin Kapus tersebut tidak memeberikan tanda terima, dan ia diduga berupaya untuk mengambil keuntungan dari posisi jabatannya sekarang.

Kapus Teluk panji UR ketika dikomfirmasi (13/08) melalui seluler mengatakan, “maaf saya sibuk, mau ke Ranto bersama teman-teman Dinas” dan mengatakan “Suara bapak tidak jelas alias putus-putus”, ucapnya.

Zulkifli, Sekda Labusel saat di temui awak media mengatakan,”nanti coba kita pelajari permasalahan TK Puskesmas Teluk Panji, kalau memang pengutipan betul ada kita akan proses Kapus tersebut, apabila absensi yang di berikan beliau karang-karangan/buatan, kita akan berikan tindakan disiplin,”.

“Jangan coba-coba bermain api, itu sangat bahaya bisa terbakar semuanya,” jelas Sekda seraya keluar dari ruang kerjanya menuju Aula Kantor Bupati untuk membuka acara persiapan pemberangkatan haji. (tim/ss/ls)

Lihat Juga

Wakil Bupati Labusel Lepas Pawai Takbir Kendaraan Hias Idul Adha 1440 H/2019 M

Labusel | suarasumut.com –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengelar Pawai Takbir Hari Raya Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.