Beranda ›› Foto & Video ›› Kapolres Tutup Festival Jaran Kepang

Kapolres Tutup Festival Jaran Kepang

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Kapolres Tebingtinggi AKBP Slamet Loesiono, Sabtu (12/2) malam menutup Festival Jaran Kepang yang sekaligus dirangkai dengan Pelantikan pengurus DPC.Pujakesuma dan Wanita Pujakesuma Kecamatan se Kota Tebingtinggi dilapangan Merdeka.

Disampaikan Slamet Loesiono, keluarga besar etnis jawa jangan sampai lupa atas akar budayanya dimana pun dia berada, itu penting karena budaya jawa merupakan bagian dari budaya nasional, yang merupakan jati diri Bangsa Indonesia.

Festival Jaran Kepang ini salah dari budaya jawa dari sekian banyak budaya jawa, yang baru pertama kali dibuat festivalnya, kerjasama Pemerintah Kota dengan DPD.Pujakesuma Tebingtinggi, dan untuk itu keluarga besar etnis jawa di Tebingtinggi menyampaikan apresiasi buat Walikota Tebingtinggi.

Kepada pengurus DPC.Pujakesuma kecamatan yang baru dilantik,Slamet Loesino berpesan, kiranya dapat membawa keagungan etnis jawa, dan dapat berkoloborasi dengan etnis-etnis lainnya yang ada.

Orang jawa itu pekeja keras, ayo rame-rame membantu Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam mensukseskan pembangunan yang sedang dan akan dilakukan menuju Tebingtinggi yang maju dan modern. “Kalau kita gotong royong bersama-sama apa pun dapat dilakukan buat Kota Tebingtinggi,”Pinta Kapolres yang juga pada malam pagelaran dipanggil Kang Mas.

Sebelumnya Ketua DPD.PujaKesuma Tebingtinggi dr.H.Nanang Fitra Aulia.Sp.PK melantik DPC.Pujakesuma Kecamatan Se Kota Tebingtinggi dan Wanita Pujakesuma, mengatakan, gotong royong, beradab, beretika, saling menghormati dan bekerja keras merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari etnis jawa.

“Budaya ini harus tetap terus kita pelihara dan lestarikan dimana pun berada, karena itulah yang ditanamkan oleh para leluhur etnis jawa yang datang dari pulau jawa merantau ke pulau Sumatera ini, yang kita kenal dengan “tunggal sekapal,”jelasnya.

Dikatanya, Etnis jawa identik dengan kebersihan, dan keluarga besar Pujakesuma di Tebingtinggi diharapkan menjadi pelopor kebersihan dilingkungannya masing-masing, mendukung program Pemerintah Kota dalam menjaga dan memelihara kebersihan, karena Tebingtinggi adalah Kota Adipura.

Acara pentupan Festival Jaran Kepang ini diisi pula dengan hiburan Campursari dan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, yang mengangkat cerita “semar membangun kayangan”, dan dihadiri Kadisporabudpar H.Azhar Effendi Lubis dan para pengurus dan sesepuh Pujakesuma Tebingtinggi.

Dari Festival tersebut keluar sebagai juara untuk Katagori Pagelaran terbaik maraih Piala Kapolres Tebingtinggi 1.Grup Randu Alas, 2.Nawarwulan,3.Sriwijaya dan 4.Joko Samudro, Katagori Atraksi memperoleh piala Walikota juara 1. Damar Wulan, 2.Karya Bhakti,3.Sekar Harum dan 4.Mawar Putih.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.