Beranda ›› Foto & Video ›› Kampanyekan Penyelamatan Lingkungkan, Puluhan Pelajar Dan Pegiat Lingkungan Long March

Kampanyekan Penyelamatan Lingkungkan, Puluhan Pelajar Dan Pegiat Lingkungan Long March

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Puluhan pelajar bersama para pegiat lingkungan dan organisasi pecinta lingkungan seperti Wilfoc, APLR dan Oi Bersatu Kabupaten Labuhanbatu melakukan kampanye penyelamatan lingkungan dengan melakukan Long Marc di bundaran Simpang Enam Rantauprapat, Jumat (16/10).

Didalam spanduk dan poster yang tertulis, menurut mereka, kawasan hutan lindung dan Hutan Manggrove di Labuhanbatu kini sudah semakin hancur. Sedangkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sei bilah kian memperihatinkan dikarenakan para penambang pasir ilegal.

MQ Rudi selaku Kordinator, ketika ditemui mengatakan dirinya bersama para pegiat atau pecinta lingkungan melakukan kampanye penyelamatan lingkungan sebagai bentuk protes terhadap kondisi kawasan hutan dan Manggrove serta DAS Sei bilah yang kini kian semakin hancur.

“Kalau kita lihat, kawasan hutan manggrove yang ada di Labuhanbatu hanya tinggal di Kecamatan Panai Hilir saja. Sedangkan sebahagian kawasan hutan Manggrove di Kecamatan Panai Hulu sudah dirambah secara ilegal dan beralih fungsi menjadi tanaman kelapa sawit,” terangnya.

Menurut Rudi, meski pemerintah daerah (Pemda) sempat mengadakan proyek penanaman bibit mangrove pada tahun 2010 hingga 2012 yang lalu, namun proyek tersebut dinilai gagal, dikarenakan tersandung kasus hukum.

“Penegak hukum harus menuntaskan kasus korupsi hutan Manggrove itu. Sebab, akibat oknum yang berada didalamnya, pengembalian hutan Manggrove menjadi terkendala,” cetusnya.

Sedangkan untuk kondisi DAS Sei bilah, kata Rudi, Pihak Pemkab diminta secepatnya mereklamasi DAS Sei Bilah. agar, bisa menutupi kerusakan-kerusakan yang dilakukan oleh penambang pasir liar.

“Selain mereklamasi DAS Sei bilah, pihak Pemkab juga harus melakukan penertiban terhadap para penambang pasir liar. Agar, kerusakan DAS sei bilah dapat diminimalisir,” tutupnya.

Pantauan wartawan, usai melakukan Long March puluhan pelajar dan penggiat lingkungan itu membubarkan diri sambil meneriakkan “ Cintailah lingkungan mu sebagai mana kamu mencintai rumah mu“.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.