Beranda ›› Headline ›› Kadus Dibunuh Karena Dobrak Rumah Warga

Kadus Dibunuh Karena Dobrak Rumah Warga

Nias | suarasumut.com — Diduga akibat mendobrak rumah warga dan berkata mesum kepada wanita, Kepala Dusun II, Desa Hiliwaele II, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias WW alias Ama Gamari (40) tewas dibunuh. Dugaan sementara, korban dibunuh oleh warganya sendiri SW alias Ama Periaman alias Ama Ucok (51) bersama anaknya Dama (17).

Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH melalui Ps.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli yang ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Kamis (11/11), kejadian pembunuhan di Dusun II, Desa Hiliwaele II, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias terjadi Rabu (9/11) sekitar pukul 19.00 wib.

Dari laporan Kapolsek Hiliduho AKP.Arif Harefa, korban adalah Kepala Dusun II, Des Hiliwaelw II, Kecamatan Botomuzoi. Berdasarkan keterangan saksi ditempat kejadian perkara DH alias Devi (15), korban dibunuh oleh SW alias Ama Periaman alias Ama Ucok bersama anaknya Dama.

Dimana menurut saksi, dia melihat korban pada pukul 19.00 wib keluar dari rumah, dan tidak lama kemudian mendengar suara orang memaki. Lalu mereka melihat kedua pelaku membawa tombak dan parang serta membantai korban, kemudian kabur.

Pelaku Menyerahkan Diri

Usai membunuh korban, salah satu pelaku SW alias Ama Periaman alias Ama Ucok menyerahkan diri kepada Polisi, Kamis (10/11). Namun, akibat menderita penyakit hipertensi, pelaku terpaksa dirawat di RSU Gunungsitoli.

Dari hasil wawancara sementara yang dilakukan Kapolres Nias AKBP.bazawato Zebua, SH, MH ketika menjenguk pelaku, pelaku mengaku membunuh korban sendiri, dan anaknya Dama tidak ikut dan sedang berada di kebun bersama ibunya saat kejadian.

Pelaku juga berkilah, dia usai kejadian hendak menyerahkan diri, tetapi karena tidak ada ojek, dia baru menyerahkan diri kepada Polisi keesokan harinya.

Bahkan kepada Kapolres, pelaku menuturkan jika dia membunuh korban karena korban mendobrak rumahnya dan mengucapkan kata kata mesum kepada anak perempuannya jika mereka sudah besar dan bisa dia pakai. “Sebelumnya pelaku sedang berada di kebun dihubungi anak perempuannya dengan telepon seluler, dan diberitahu jika korban mendobrak pintu rumah mereka dan mengatakan jika mereka sudah besar dan bisa dia pakai. Korban kembali kerumah dan mendapati korban di halaman depan rumah. Lalu dia menegus korban, dna korban malah mengayunkan parangnya kepada pelaku, tetapi berhasil dielakkan,” terang Ps.Paur Humas Polres Nias.

Selanjutnya menurut Ps.Paur Humas Polres Nias, karena diserang korban, pelaku mengambil parang yang sebelumnya dia bawa dan taruh ditanah. Dia lalu membalas membacok korban, tetapi korban yang kena sabetan parangnya kabur.

Melihat korban kabur, pelaku mengejar dan berhasil membacok punggung korban yang lari menuju jalan raya. Pelaku terus mengejar korban, dan kembali berhasil membacok tengkuk dan lengan korban hingga jatuh dan tewas dilokasi kejadian.

Kepada media, Ps.Paur Humas Polres Nias mengatakan, Kapolres Nias mengapresiasi dan menghargai itikad baik pelaku yang menyerahkan diri. Mengenai hasil wawancara dengan pelaku, Kapolres Nias tidak bisa memastikan kebenarannya, karena keterangan pelaku merupakan versi pelaku, dan semuanya akan terungkap jika telah dituangkan dalan berita acara pemeriksaan (BAP).(al/ss-ni)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.